Satu korban rafting maut ditemukan
Kamis, 06 Maret 2014 - 08:03 WIB
Satu korban rafting maut ditemukan
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dicari selama tujuh hari akhirnya satu korban rafting maut, Lia Apriatin (26), ditemukan dalam kondisi tewas di sela-sela tanaman eceng gondok, kawasan Bendungan Sengguruh, Malang.
"Satu korban ditemukan, di sela-sela eceng gondok, korban langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang," kata Heru, salah satu SAR Mahameru, Kamis (6/3/2014).
Lia merupakan salah satu dari 18 rombongan dari Jakarta yang menggunakan jasa Batu Alam Rafting di Kota Batu pada Sabtu 28 Februari 2014.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba arus Sungai Brantas mendadak deras karena di hulu sedang hujan. Lalu menerjang perahu rombongan tersebut beberapa berhasil menepi dan selamat, namun satu perahu terbalik sehingga menenggelamkan penumpangnya.
Sebelumnya, Tim SAR telah menemukan dua korban rafting maut yang dikelola Batu Alam Rafting, pada Sabtu 1 Maret 2014.
Keduanya adalah Ilham Deli, dan Kiki Anggian. Sementara 1 orang tewas ditemukan sekitar lokasi setelah insiden terjadi atas nama M Nurul Qomar (25), semuanya warga Jakarta.
Jasad Qomar ditemukan di sekitar Jembatan Desa Pendem, Batu. Sementara korban selamat atas nama Rani Efendi (29), warga Garut, Jawa Barat, berhasil selamat di sungai sekitar Desa Pendem.
Hingga kini Tim SAR Mahameru masih di sebar ke beberapa titik dengan menggunakan perahu karet untuk mencari korban.
"Satu korban ditemukan, di sela-sela eceng gondok, korban langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang," kata Heru, salah satu SAR Mahameru, Kamis (6/3/2014).
Lia merupakan salah satu dari 18 rombongan dari Jakarta yang menggunakan jasa Batu Alam Rafting di Kota Batu pada Sabtu 28 Februari 2014.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba arus Sungai Brantas mendadak deras karena di hulu sedang hujan. Lalu menerjang perahu rombongan tersebut beberapa berhasil menepi dan selamat, namun satu perahu terbalik sehingga menenggelamkan penumpangnya.
Sebelumnya, Tim SAR telah menemukan dua korban rafting maut yang dikelola Batu Alam Rafting, pada Sabtu 1 Maret 2014.
Keduanya adalah Ilham Deli, dan Kiki Anggian. Sementara 1 orang tewas ditemukan sekitar lokasi setelah insiden terjadi atas nama M Nurul Qomar (25), semuanya warga Jakarta.
Jasad Qomar ditemukan di sekitar Jembatan Desa Pendem, Batu. Sementara korban selamat atas nama Rani Efendi (29), warga Garut, Jawa Barat, berhasil selamat di sungai sekitar Desa Pendem.
Hingga kini Tim SAR Mahameru masih di sebar ke beberapa titik dengan menggunakan perahu karet untuk mencari korban.
(sms)