Pengakuan saksi dekat lokasi gudang amunisi meledak
Rabu, 05 Maret 2014 - 15:52 WIB
Pengakuan saksi dekat lokasi gudang amunisi meledak
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan pekerja Galangan I yang berjarak 200 meter dari gudang amunisi Armada Barat Pasukan Katak di Pondok Dayung, menyangka ada gempa. Pasalnya sejumlah kapal besar yang sedang diperbaiki ikut bergoyang akibat ledakan tersebut.
Akibat ledakan tersebut, sejumlah bagian gedung yang berada di komplek Galangan mengalami pecah kaca dan atap genting ataupun plafon berjatuhan.
Komplek Galangan I itu sendiri berada sekitar 200 meter dari lokasi ledakan. Akhirnya sekira 1.000 pekerja dipulangkan sesaat gudang amunisi tersebut meledak.
"Ledakannya luar biasa, batu-batu besar beterbangan. Pertama kali meledak itu ya suara besar itu, hanya sekali saja ledakannya," kata NY, tehnisi di gudang listrik komplek Galangan I, Rabu (5/3/2014).
Para karyawan yang sedang bekerja berhamburan menyelamatkan diri, sebab saat ledakan terjadi gedung-gedung bergetar seperti gempa bumi.
Bahkan kapal-kapal besar bergoyang-goyang. Tidak lama berselang puluhan unit ambulan terlihat berdatangan mengevakuasi korban.
"Karyawan yang disini termasuk saya itu hanya karyawan piket. Ada 1.000 karyawan termasuk sub kontraktor," ujar pria yang sudah bekerja puluhan tahun dan dilarang memberikan informasi oleh pengelola manajemen komplek Galangan I.
Seorang tekhnisi kapal yang sedang memperbaiki mesin kapal di Galangan, Tias (39) mengatakan suara ledakan di Pondok Dayung sangat dahsyat, padahal saya ada di dalam kapal.
"Saya kira ada barang jatuh atau apa, tapi kok kapal goyang-goyang," ungkapnya.
Baca juga:
Ini kronologi meledaknya gudang amunisi TNI AL
Gudang amunisi meledak, TNI bantah ada sabotase
Akibat ledakan tersebut, sejumlah bagian gedung yang berada di komplek Galangan mengalami pecah kaca dan atap genting ataupun plafon berjatuhan.
Komplek Galangan I itu sendiri berada sekitar 200 meter dari lokasi ledakan. Akhirnya sekira 1.000 pekerja dipulangkan sesaat gudang amunisi tersebut meledak.
"Ledakannya luar biasa, batu-batu besar beterbangan. Pertama kali meledak itu ya suara besar itu, hanya sekali saja ledakannya," kata NY, tehnisi di gudang listrik komplek Galangan I, Rabu (5/3/2014).
Para karyawan yang sedang bekerja berhamburan menyelamatkan diri, sebab saat ledakan terjadi gedung-gedung bergetar seperti gempa bumi.
Bahkan kapal-kapal besar bergoyang-goyang. Tidak lama berselang puluhan unit ambulan terlihat berdatangan mengevakuasi korban.
"Karyawan yang disini termasuk saya itu hanya karyawan piket. Ada 1.000 karyawan termasuk sub kontraktor," ujar pria yang sudah bekerja puluhan tahun dan dilarang memberikan informasi oleh pengelola manajemen komplek Galangan I.
Seorang tekhnisi kapal yang sedang memperbaiki mesin kapal di Galangan, Tias (39) mengatakan suara ledakan di Pondok Dayung sangat dahsyat, padahal saya ada di dalam kapal.
"Saya kira ada barang jatuh atau apa, tapi kok kapal goyang-goyang," ungkapnya.
Baca juga:
Ini kronologi meledaknya gudang amunisi TNI AL
Gudang amunisi meledak, TNI bantah ada sabotase
(ysw)