Tak diperhatikan, lumpur sumbat drainase
Selasa, 04 Maret 2014 - 20:33 WIB
Tak diperhatikan, lumpur sumbat drainase
A
A
A
Sindonews.com - Kurang perhatian dari Pekerjaan Umum (PU) Air Jakarta Barat, tumpukan lumpur terjadi di Jalan Panjang, depan Green Garden. Sehingga membuat saluran air di jalan tersebut tersendat.
Hal tersebut dikatakan oleh Kasudin PU Jalan Jakarta Barat Sisca Hermawati. Sambungnya, akibatnya air di saluran itu meluap menggenangi badan jalan yang membuat jalan menjadi rusak. Maka itu, pihaknya turun tangan untuk melakukan penyedotan dan pengerukan terhadap lumpur tersebut.
"Ini memang kewenangan Sudin PU Air, tetapi karena seperti kurang perhatian, kami berinisiatif untuk melakukan pengerukan ini," kata Sisca kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Menurut Sisca, saluran air yang semsetinya mengalir ke kali penghubung dekat traficlight Kedoya Utara tidak bisa mengalir ke Kali Moklevard seperti apa yang dibicarakan oleh Sudin PU Air. Sebab, aliran ke Kali Moklevart akan melintasi lintasan kereta api yang dikhawatirkan tidak kuat menahan lintasan tersebut.
"Jalan yang sering tergenang ini rencananya akan kami betonisasi," ujarnya.
Sementara itu, Kasie Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Barat Amir Pangharibuan mengatakan, Jalan Panjang depan perumahan Greeb Garden itu paling rendah di kawasan sekitar. Bahkan, jauh dari pompa yang berada di kali sekertaris.
Maka itu, rencananya di sepanjang Jalan Panjang tersebut akan dibuat saluran air yang akan mengalir ke Kali Moklevart.
"Jalan panjang Kedoya Utara itu kan sedang ada proyek pelebaran jalan. Kami tetap mengupayakan saluran air yang menembus ke Kali Moklevart," pungkasnya.
Hal tersebut dikatakan oleh Kasudin PU Jalan Jakarta Barat Sisca Hermawati. Sambungnya, akibatnya air di saluran itu meluap menggenangi badan jalan yang membuat jalan menjadi rusak. Maka itu, pihaknya turun tangan untuk melakukan penyedotan dan pengerukan terhadap lumpur tersebut.
"Ini memang kewenangan Sudin PU Air, tetapi karena seperti kurang perhatian, kami berinisiatif untuk melakukan pengerukan ini," kata Sisca kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Menurut Sisca, saluran air yang semsetinya mengalir ke kali penghubung dekat traficlight Kedoya Utara tidak bisa mengalir ke Kali Moklevard seperti apa yang dibicarakan oleh Sudin PU Air. Sebab, aliran ke Kali Moklevart akan melintasi lintasan kereta api yang dikhawatirkan tidak kuat menahan lintasan tersebut.
"Jalan yang sering tergenang ini rencananya akan kami betonisasi," ujarnya.
Sementara itu, Kasie Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Barat Amir Pangharibuan mengatakan, Jalan Panjang depan perumahan Greeb Garden itu paling rendah di kawasan sekitar. Bahkan, jauh dari pompa yang berada di kali sekertaris.
Maka itu, rencananya di sepanjang Jalan Panjang tersebut akan dibuat saluran air yang akan mengalir ke Kali Moklevart.
"Jalan panjang Kedoya Utara itu kan sedang ada proyek pelebaran jalan. Kami tetap mengupayakan saluran air yang menembus ke Kali Moklevart," pungkasnya.
(mhd)