Penjual bakpao bongkar uang palsu Choirul
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:35 WIB
Penjual bakpao bongkar uang palsu Choirul
A
A
A
Sindonews.com - Penjual kue bakpao, di Jalan Raya Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Tengah, berhasil membongkar uang palsu kualitas nomor satu yang diproduksi Choirul Masyhari Deleman (47).
"Berawal dari laporan penjual kue bakpao di Jalan Raya Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang menerima alat pembayaran uang palsu pecahan Rp50 ribu," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Budi Herdhi Susianto, kepada wartawan, Selasa (4/3/2014).
Dari laporan itu, petugas langsung melakukan penggerebekan ke rumah Choirul, di Komplek Perumahan Grand Kota, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Ironisnya, uang palsu buatan Choriul lolos pemeriksaan pihak bank. "Saat itu di daerah Purwokerto, Jawa Tengah, saya mencoba menabung menggunakan uang palsu di mesin ATM dan berhasil," tutur Choirul.
Uang palsu cetakan Choirul, sangat mirip dengan yang asli. Bahkan, jika dilihat dengan kasat mata, tidak ada beda uang palsu itu dengan yang asli.
"Untuk membedakannya saja, saya sempat kesulitan. Dan menurut pengakuan pelaku, uangnya juga berhasil diterima mesin ATM," sambung Kapolres Kediri Kota.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Kediri Kota menggerebek produsen uang palsu kualitas nomor satu, di Komplek Perumahan Grand Kota, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Baca juga:
Pembuat uang palsu kualitas no1 dibekuk
"Berawal dari laporan penjual kue bakpao di Jalan Raya Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang menerima alat pembayaran uang palsu pecahan Rp50 ribu," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Budi Herdhi Susianto, kepada wartawan, Selasa (4/3/2014).
Dari laporan itu, petugas langsung melakukan penggerebekan ke rumah Choirul, di Komplek Perumahan Grand Kota, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Ironisnya, uang palsu buatan Choriul lolos pemeriksaan pihak bank. "Saat itu di daerah Purwokerto, Jawa Tengah, saya mencoba menabung menggunakan uang palsu di mesin ATM dan berhasil," tutur Choirul.
Uang palsu cetakan Choirul, sangat mirip dengan yang asli. Bahkan, jika dilihat dengan kasat mata, tidak ada beda uang palsu itu dengan yang asli.
"Untuk membedakannya saja, saya sempat kesulitan. Dan menurut pengakuan pelaku, uangnya juga berhasil diterima mesin ATM," sambung Kapolres Kediri Kota.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Kediri Kota menggerebek produsen uang palsu kualitas nomor satu, di Komplek Perumahan Grand Kota, Kelurahan Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Baca juga:
Pembuat uang palsu kualitas no1 dibekuk
(san)