92 titik panas menyebar di Sumbar

Selasa, 04 Maret 2014 - 15:55 WIB
92 titik panas menyebar...
92 titik panas menyebar di Sumbar
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan pantauan Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) terdapat 92 titik panas menyebar di Sumatera Barat (Sumbar) dari Januari hingga Maret.

Kepala Bidang Pengamanan dan Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Faridil Afrasy, mengatakan titik panas terbanyak itu terjadi pada bulan Februari, jumlahnya sebanyak 84 hot spot yang tersebat di 13 kabupaten.

“Hot spot pada bulan Januari itu terbanyak ada di Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 32 titik panas, kemudian Kabupaten Pesisir Selatan dan Agam, masing-masing 10 titik panas, selebihnya kisaran 1 sampai enam titik di kabupaten lain,” katanya di Kantor Dinas Kehutanan Sumbar, jalan Raden Saleh Padang, Selasa (4/3/2014).

Seperti Kabupaten Dharmas Raya ada tujuh titik, Mentawai, Limapuluh Kota dan Kota Bukittinggi masing-masing satu titik. Kabupaten Sijunjung ada delapan titik panas, Kabupaten Pasaman ada enam titik, kemudian di Kabupaten Solok, Solok Selatan, Tanah Datar dan Kota Sawahlunto masing-masing dua titik.

Sementara pada bulan Januari lalu ada enam titik terbagi, empat titik di Kabupaten Pasaman Barat dan dua titik di Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan.

“Pada bulan Maret ini sampai kemarin baru terpantau dua titik, artinya ini ada pengurangan titik panas,” ungkapnya.

Menurutnya, satelit NOAA itu tidak semuanya akurat, kadang di laut juga ada titik panas padahal tidak ada api di sana.

“Maka untuk mengakuratkan, kami selalu koordinasi dengan petugas kehutanan di Kabupaten yang terdapat titik panas. Biasa satelit NOAA ini akan terpantau jika pantulan panas itu diatas 45 derajat celcius, bisa jadi pantulan, tapi terus kami cek,” ujarnya.

Umumnya kebakaran itu terjadi di lahan masyarakat, masyarakat membuka lahan kemudian mereka membakarnya. “Kalau di hutan tidak ada kebakaran, kami sudah melakukan survei lapangan, ” ucapnya.

Baca juga:
Gubernur Sumbar minta Pemprov Riau atasi asap
(lns)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
15 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved