Ini penyebab lain kematian unta di KBS

Senin, 03 Maret 2014 - 16:13 WIB
Ini penyebab lain kematian...
Ini penyebab lain kematian unta di KBS
A A A
Sindonews.com - Kematian unta di Kebun Binatang Surabaya (KBS) beberapa hari lalu terkuak. Meski hasil autopsi menyebutkan unta tersebut mati akibat sakit perut, kini baru diketahui jika ada penyebab lain meninggalnya hewan itu.

Pengelola KBS mengakui kematian unta juga disebabkan kesalahan desain dan tata letak kandang. "Kondisi kandang lembab dan basah. Salah desain dan tidak layak. Lantainya lurang pasir," jelas Direktur Operasional KBS, Liang Kaspe, Senin (3/3/2014).

Pihaknya pun berjanji dalam waktu dekat akan kandang yang kering dengan lantai berpasir pantai setebal 10 centimeter bagi unta-unta lainnya. Hal ini ditempuh agar kejadian serupa tak terulang.

Liang Kaspe mengatakan, berdasarkan hasil autopsi tim dokter KBS, hewan asal Timur Tengah itu meninggal setelah sakit perut atau sakit kembung. "Hasil autopsi Tim Dokter KBS, di dalam perut unta ditemukan gas yang diduga akibat masuk angin karena cuaca akhir-akhir ini curah hujannya sangat tinggi," terangnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya berjanji akan memindahkan kandang unta ke posisi depan, berdekatan dengan lokasi kandang jerapah. "Kami juga akan memberi atap agar saat hewan itu tidur tidak kehujanan," tutupnya.

Baca:
Siangnya sehat, malamnya Unta KBS mati kembung
(rsa)
Berita Terkait
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved