Diperiksa, Samuel & istri bawa setumpuk dokumen
Senin, 03 Maret 2014 - 12:11 WIB
Diperiksa, Samuel & istri bawa setumpuk dokumen
A
A
A
Sindonews.com - Pemilik Panti Asuhan Samuel, Chemy Watulingas alias Samuel berserta istrinya, Yuni Winata datang memenuhi panggilan Penyidik Remaja Anak dan Wanita (Renakta), Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin 3 Maret 2014.
Dalam pemeriksaan ini, keduanya membawa sejumlah dokumen yang sebelumnya diminta oleh Polda Metro Jaya.
"Kami sudah siap mental dan siap iman dalam pemeriksaan ini," ujar Yuni sambil tersenyum saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/3/2014).
Dalam pemeriksaan ini, Samuel dan Yuni membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perijinan panti asuhan tersebut.
Ada pula dokumen yang menunjukkan data atau daftar nama anak-anak yang dirawat selama sekitar tahun 2001 itu.
Diberitakan sebelumnya, puluhan anak yang berada di Panti Asuhan Samuel di Gading Serpong, Tangerang, diduga mengalami penyiksaan dan penganiayaan oleh pemilik panti.
Adanya tudingan tersebut semakin dikuatkan dengan adanya bekas luka di sekitar tubuh anak panti itu dan hasil rekam medis.
"Rekam medis dari hasil pemeriksaan rumah sakit yang berada di sekitar panti asuhan ada yang mengarah pada luka fisik dan goresan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.
Dalam pemeriksaan ini, keduanya membawa sejumlah dokumen yang sebelumnya diminta oleh Polda Metro Jaya.
"Kami sudah siap mental dan siap iman dalam pemeriksaan ini," ujar Yuni sambil tersenyum saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/3/2014).
Dalam pemeriksaan ini, Samuel dan Yuni membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perijinan panti asuhan tersebut.
Ada pula dokumen yang menunjukkan data atau daftar nama anak-anak yang dirawat selama sekitar tahun 2001 itu.
Diberitakan sebelumnya, puluhan anak yang berada di Panti Asuhan Samuel di Gading Serpong, Tangerang, diduga mengalami penyiksaan dan penganiayaan oleh pemilik panti.
Adanya tudingan tersebut semakin dikuatkan dengan adanya bekas luka di sekitar tubuh anak panti itu dan hasil rekam medis.
"Rekam medis dari hasil pemeriksaan rumah sakit yang berada di sekitar panti asuhan ada yang mengarah pada luka fisik dan goresan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.
(ysw)