78,7 persen warga Surabaya dukung Risma

Minggu, 02 Maret 2014 - 14:54 WIB
78,7 persen warga Surabaya...
78,7 persen warga Surabaya dukung Risma
A A A
Sindonews.com - Lebih dari separuh warga Surabaya ternyata menghendaki agar Tri Rismaharini tetap mendapuk kursi nomor satu di Surabaya.

Sebanyak 78,7 persen warga Surabaya menghendaki Risma (sapaan akrab Tri Rismaharini) bertahan lantaran merasa nyaman dengan kepemimpinannya.

Hal itu disebutkan Laboratorium Rekayasa Kebijakan (Lapora) Universitas Brawijaya bekerjasama dengan Sindikasi Research and Strategic Institute yang melakukan survei terhadap sikap warga Surabaya terhadap Risma.

Dari 250 responden, 78,7 persen meminta agar Risma tidak mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Dari hasil jumlah tersebut, 32,9 persen meminta tidak mundur namun meminta Risma lebih bijaksana dalam menyikapi keadaan.

Kemudian, 24,6 persen meminta tidak mundur dan meminta Risma lebih memahami politik. Kemudian, 21,2 persen meminta tidak mundur dan minta Risma fokus pada tugasnya sebagai wali kota.

Ada pula sebanyak 13,5 responden yang tidak mempermasalahkan pengunduran diri Risma, dengan catatan harus menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) berdampingan dengan Jokowi atau masuk partai lain.

Terakhir, sebanyak 7,8 persen responden meminta Risma mundur dan menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya.

Kepala Lapora Unibraw, Faza Dora Nailufar mengatakan, hasil survei tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa, warga Surabaya cukup memahami isu-isu politik di daerahnya. Misalnya, isu Risma mundur dari kursi wali kota.

Dari hasil survei ini juga menunjukkan, dalam bidang pemerintahan, sebanyak 69 persen responden menyatakan baik dan hanya 31 persen responden yang menyatakan buruk.

"Mayoritas responden meminta Risma tidak mundur, tapi mereka minta agar Risma lebih bijak dan lebih dewasa dalam bersikap. Tidak kekanak-kanakan," terangnya dalam paparan hasil survei, di salah satu kafe di Surabaya, Minggu (2/3/2014).

Menurut Faza, 250 responden dalam survei ini tersebar di seluruh Kecamatan di Surabaya. Waktu pengambilan sampel dilakukan tanggal 10-22 Februari 2014 dengan margin error empat persen.

Baca juga:
PDIP masih pertanyakan motif Risma persoalkan Wisnu
Selesaikan kasus Risma, DPRD Surabaya diminta transparan
Risma diminta bertahan hingga Tahun 2020 mendatang
Risma belum perlu ke psikolog
Wisnu anggap masalahnya dengan Risma selesai
Risma & Wisnu bersitegang, Priyo cari untung?
Komentar Wisnu terkait kabar pengunduran diri Risma
(rsa)
Berita Terkait
Kemarahan Wali Kota...
Kemarahan Wali Kota Tri Rismaharini Bikin Fadli Zon Ngeri
Peneliti IPB Serahkan...
Peneliti IPB Serahkan Data Desa Presisi Kepada Mensos Tri Rismaharini
Risma Minta Jembatan...
Risma Minta Jembatan Joyoboyo Bisa Kelar November, Ada Apa?
Mensos Perintahkan Buat...
Mensos Perintahkan Buat Buffer Stock di Walenrang Barat
Blusukan Pejabat Dinilai...
Blusukan Pejabat Dinilai Perlu untuk Dengar Langsung Aspirasi Rakyat
Tak Perlu Direspons...
Tak Perlu Direspons Berlebihan, Blusukan Mensos Risma Hal Biasa
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
5 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
9 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved