Cekcok dengan satpam, Sulaeman tewas ditikam sangkur
Minggu, 02 Maret 2014 - 11:36 WIB
Cekcok dengan satpam, Sulaeman tewas ditikam sangkur
A
A
A
Sindonews.com - Lantaran menegur tetangga kosan yang gaduh, seorang warga di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas ditikam petugas keamanan (Satpam) sebuah perumahan. Korban mengalami luka tikaman sangkur tepat di bagian dada.
Korban adalah Sulaeman (45), warga Jalan Deppasawi, Kecamatan Tamalete, Makassar. Korban meregang nyawa setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertologan medis.
Keluarga korban Sulaiman tak bisa menahan histeris setelah mengetahui anggota keluarganya tewas mengenaskan di tangan Hamzah, pelaku.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, sebelumnya pelaku dan korban hanya terlibat cekcok lantaran korban menegur tetangga kosannya yang gaduh di waktu jam istirahat.
Tidak terima dengan teguran tersebut, tetangga kosan korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Hamzah yang tidak jauh dari lokasi. Keduanya pun akhirnya terlibat adu mulut hingga berujung pada peristiwa penikaman.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Sulaiman tidak bisa tertolong. Istri anak dan ibu korban langsung menagis histeris saat melihat jasad korban sudah terbujur kaku di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Makassar.
Saat ini pihak Kepolisian Polsekta Tamalate Makassar telah menangkap pelaku beserta sebuah barang bukti berupa sangkur yang digunakan pelaku menikam korban.
"Hingga kini, kami bersama Polrestabes Makassar masih akan melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut," jelas Kapolsekta Tamalete Kompol Suaeb Madjid, Minggu (2/3/2014).
Baca juga:
Truk hantam truk di Mamuju, 1 polisi tewas
Korban adalah Sulaeman (45), warga Jalan Deppasawi, Kecamatan Tamalete, Makassar. Korban meregang nyawa setelah sempat dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertologan medis.
Keluarga korban Sulaiman tak bisa menahan histeris setelah mengetahui anggota keluarganya tewas mengenaskan di tangan Hamzah, pelaku.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, sebelumnya pelaku dan korban hanya terlibat cekcok lantaran korban menegur tetangga kosannya yang gaduh di waktu jam istirahat.
Tidak terima dengan teguran tersebut, tetangga kosan korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Hamzah yang tidak jauh dari lokasi. Keduanya pun akhirnya terlibat adu mulut hingga berujung pada peristiwa penikaman.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Sulaiman tidak bisa tertolong. Istri anak dan ibu korban langsung menagis histeris saat melihat jasad korban sudah terbujur kaku di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Makassar.
Saat ini pihak Kepolisian Polsekta Tamalate Makassar telah menangkap pelaku beserta sebuah barang bukti berupa sangkur yang digunakan pelaku menikam korban.
"Hingga kini, kami bersama Polrestabes Makassar masih akan melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut," jelas Kapolsekta Tamalete Kompol Suaeb Madjid, Minggu (2/3/2014).
Baca juga:
Truk hantam truk di Mamuju, 1 polisi tewas
(rsa)