Ini langkah Polres Cirebon ungkap bunuh diri massal

Sabtu, 01 Maret 2014 - 18:19 WIB
Ini langkah Polres Cirebon...
Ini langkah Polres Cirebon ungkap bunuh diri massal
A A A
Sindonews.com - Polres Cirebon Kota belum dapat memastikan adanya ajakan dari salah satu korban terhadap korban lainnya dalam bunuh diri massal yang dilakukan empat orang anggota keluarga asal Pekalongan, Jawa Tengah, di Cirebon maupun Pekalongan, Jumat (28/2).

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah menyebut, masih melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kematian dua dari empat korban tewas yang diduga melakukan bunuh diri bersamaan di salah satu kamar hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

Pihaknya juga belum bisa meminta keterangan dari korban kritis akibat kejadian itu, Shasa, yang merupakan teman dekat salah satu kroban tewas, Roy Rudjito.

“Korban Shasa masih kritis dalam perawatan di rumah sakit, belum bisa kami mintai keterangan,” kata dia, Sabtu (1/2/2014).

Demikian pula racun yang dikonsumsi para korban di Cirebon saat kejadian yang dikabarkan dicampur dalam teh belum diketahui jenisnya. Menurut dia, masih diperlukan waktu menunggu hasil lab terkait racun yang digunakan sebelum kematian massal itu terjadi.

Untuk kepentingan penyelidikan, lanjut dia, pihaknya pun melakukan koordinasi dengan Polres Pekalongan.

Diberitakan sebelumnya, aksi bunuh diri dilakukan satu keluarga asal Pekalongan. Ibu beserta dua anaknya dan seorang cucu tewas seusai minum racun dalam waktu yang hampir bersamaan. Diduga kuat mereka sengaja bunuh diri karena stres terlilit utang.

Peristiwa menggegerkan ini awalnya terjadi di di rumah milik Candra di Perumahan Duta Bahagia, Nomor 7, Kraton Lor, Kelurahan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (27/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Istri Candra, Lisnawati alias Lina, 41, dan anaknya Deni Richardo, 11, tewas seusai meminum obat pembasmi serangga dioplos dengan pembersih lantai.

Korban Lina meninggal di rumah, sedangkan Deni sempat dilarikan ke RSUD Kraton, Pekalongan.Namun nyawanya tak tertolong karena racun telah menjalar ke seluruh tubuh.

Sementara dua anggota keluarga lain, Roy Rudjito, 39, (adik kandung Lina), 39, dan Anita, 58 (ibu kandung Roy dan Lina), juga tewas akibat menenggak racun, Jumat (28/2) pukul 02.00 WIB. Keduanya ditemukan di tempat berbeda, yakni di Hotel Langensari Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.
Sedangkan satu korban lain, Sasa. kondisinya kritis dan dirawat di RSU Pelabuhan, Cirebon.

Baca juga: Aksi bunuh diri sekeluarga belum tentu karena utang
(lns)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
10 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved