Penjual masker di Sumbar diuntungkan kabut asap
Sabtu, 01 Maret 2014 - 14:24 WIB
Penjual masker di Sumbar diuntungkan kabut asap
A
A
A
Sindonews.com - Kabut asap dampak dari pembakaran lahan Riau yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) menguntungkan penjual masker. Banyak orang mencari masker karena kabut asap itu sudah menggangu aktivitas warga.
Para penjual masker bisa mengais untung hingga Rp500 ribu setiap harinya. Seperti yang dilakukan Samsidar ini. Ibu dua anak ini biasanya penjual cendol, sejak Sumbar dilanda kabut asap ia berubah profesi menjadi penjual masker.
Menurt Samsidar, per harinya bisa mendapatkan untung mencapai Rp500 ribu, padahal jika jual cendol dia hanya bisa dapat untung Rp100 ribu.
"Modalnya (masker) Rp25 ribu per kotak, isinya 50 lembar, dalam sehari saya bisa jual hingga delapan kotak," ujarnya, Sabtu (1/3/2014).
Hal yang sama juga disampaikan Dendi, warga Kabupaten Padangpariaman. Menurutnya, selama kabut asap melanda Sumbar dia bisa mendapatkan untung hingga Rp300 ribu per harinya.
"Saya jualan masker di pinggiran jalan, banyak pembeli yang berdatangan," tuturnya.
Baca juga: Gubernur Sumbar minta Pemprov Riau atasi asap
Para penjual masker bisa mengais untung hingga Rp500 ribu setiap harinya. Seperti yang dilakukan Samsidar ini. Ibu dua anak ini biasanya penjual cendol, sejak Sumbar dilanda kabut asap ia berubah profesi menjadi penjual masker.
Menurt Samsidar, per harinya bisa mendapatkan untung mencapai Rp500 ribu, padahal jika jual cendol dia hanya bisa dapat untung Rp100 ribu.
"Modalnya (masker) Rp25 ribu per kotak, isinya 50 lembar, dalam sehari saya bisa jual hingga delapan kotak," ujarnya, Sabtu (1/3/2014).
Hal yang sama juga disampaikan Dendi, warga Kabupaten Padangpariaman. Menurutnya, selama kabut asap melanda Sumbar dia bisa mendapatkan untung hingga Rp300 ribu per harinya.
"Saya jualan masker di pinggiran jalan, banyak pembeli yang berdatangan," tuturnya.
Baca juga: Gubernur Sumbar minta Pemprov Riau atasi asap
(lns)