Gubernur Sumbar minta Pemprov Riau atasi asap
Sabtu, 01 Maret 2014 - 14:00 WIB
Gubernur Sumbar minta Pemprov Riau atasi asap
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengimbau Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau untuk melakukan langkah cepat dalam mengatasi kebakaran hutan di wilayahnya.
Menurut Irwan, dampak kabut asap dari Provinsi Riau telah sampai ke sebagian wilayah Sumatera Barat dan menganggu penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau-BIM.
Berdasar laporan yang diterima gubernur, kualitas udara di Kota Bukitinggi dan Kabupaten Pasaman Barat semakin memburuk karena terkontaminasi kabut asap kiriman dari Provinsi Riau. Masyarakat di wilayah tersebut pun telah mulai terkena serangan infeksi saluran pernafasan.
"Saya sudah terima laporan kualitas polusi udaranya di atas ambang batas di dua daerah tersebut Kota Bukitinggi dan Pasaman Barat," terangnya, Sabtu (1/3/2014).
Masyarakat di wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Riau telah terdampak kabut asap diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas keluar rumah.
Saat ini Dinas Kesehatan Sumbar juga telah menyiapkan 10 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat.
Terkait erupsi Gunung Marapi, Irwan mengatakan, sejak setahun terakhir gunung tersebut status Waspada. "Marapi sudah setahun lebih dalam kondisi status Waspada. Sebetulnya, kejadiannya sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Namun heboh karena, dikaitkan dengan erupsi Kelud dan Sinabung," paparnya.
Baca: Kabut asap tebal, 2 maskapai enggan terbang
Menurut Irwan, dampak kabut asap dari Provinsi Riau telah sampai ke sebagian wilayah Sumatera Barat dan menganggu penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau-BIM.
Berdasar laporan yang diterima gubernur, kualitas udara di Kota Bukitinggi dan Kabupaten Pasaman Barat semakin memburuk karena terkontaminasi kabut asap kiriman dari Provinsi Riau. Masyarakat di wilayah tersebut pun telah mulai terkena serangan infeksi saluran pernafasan.
"Saya sudah terima laporan kualitas polusi udaranya di atas ambang batas di dua daerah tersebut Kota Bukitinggi dan Pasaman Barat," terangnya, Sabtu (1/3/2014).
Masyarakat di wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Riau telah terdampak kabut asap diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas keluar rumah.
Saat ini Dinas Kesehatan Sumbar juga telah menyiapkan 10 ribu masker untuk dibagikan kepada masyarakat.
Terkait erupsi Gunung Marapi, Irwan mengatakan, sejak setahun terakhir gunung tersebut status Waspada. "Marapi sudah setahun lebih dalam kondisi status Waspada. Sebetulnya, kejadiannya sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Namun heboh karena, dikaitkan dengan erupsi Kelud dan Sinabung," paparnya.
Baca: Kabut asap tebal, 2 maskapai enggan terbang
(lns)