Azas: Metro Mini bobrok tak ada yang pernah terbakar
Sabtu, 01 Maret 2014 - 15:08 WIB
Azas: Metro Mini bobrok tak ada yang pernah terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Terbakarnya sejumlah bus Transjakarta ditengarai karena buruknya perawatan armada tersebut. Pemprov DKI didesak agar melakukan pengawasan ketat terhadap armada bus Transjakarta yang akan beroperasi.
Menurut Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Azas Tigor Nainggolan, perawatan buruk yang dilakukan oleh pengelola bus Transjakarta menjadi penyebab terulangnya armada Transjakarta terbakar.
"Perawatan berkala yang dilakukan UP Transjakarta tidak benar, mereka tidak memiliki standar yang jelas. Pengecekan armada sebelum beroperasi cuma klaim saja," katanya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (1/3/2014).
Selama ini, lanjutnya, gubernur dan wakil gubernur selalu mengatakan armada Metro Mini banyak yang rusak dan dipaksakan beroperasi.
Kenyataannya, banyak masalah yang harus dihadapi armada bus Transjakarta dari mulai mogok, korsleting, hingga terbakar.
"Metro Mini sering dibilang bobrok, tapi dari dulu hingga kini belum pernah ada kasus Metro Mini terbakar," tegasnya.
Azas menegaskan, Dishub DKI harus melakukan pengawasan ketat terhadap perawatan yang dilakukan UP Transjakarta.
Karena selama ini Pemprov DKI selalu menuding Metro Mini tidak laik jalan dan sopirnya ugal-ugalan. Padahal armada Transjakarta sendiri kondisinya memprihatinkan.
Baca juga:
Bus Transjakarta kembali terbakar
Bus Transjakarta gandeng terbakar
Menurut Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Azas Tigor Nainggolan, perawatan buruk yang dilakukan oleh pengelola bus Transjakarta menjadi penyebab terulangnya armada Transjakarta terbakar.
"Perawatan berkala yang dilakukan UP Transjakarta tidak benar, mereka tidak memiliki standar yang jelas. Pengecekan armada sebelum beroperasi cuma klaim saja," katanya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (1/3/2014).
Selama ini, lanjutnya, gubernur dan wakil gubernur selalu mengatakan armada Metro Mini banyak yang rusak dan dipaksakan beroperasi.
Kenyataannya, banyak masalah yang harus dihadapi armada bus Transjakarta dari mulai mogok, korsleting, hingga terbakar.
"Metro Mini sering dibilang bobrok, tapi dari dulu hingga kini belum pernah ada kasus Metro Mini terbakar," tegasnya.
Azas menegaskan, Dishub DKI harus melakukan pengawasan ketat terhadap perawatan yang dilakukan UP Transjakarta.
Karena selama ini Pemprov DKI selalu menuding Metro Mini tidak laik jalan dan sopirnya ugal-ugalan. Padahal armada Transjakarta sendiri kondisinya memprihatinkan.
Baca juga:
Bus Transjakarta kembali terbakar
Bus Transjakarta gandeng terbakar
(ysw)