Enam toko di Pasar Ratu Jepara dilalap api
Jum'at, 28 Februari 2014 - 13:47 WIB
Enam toko di Pasar Ratu Jepara dilalap api
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya enam toko yang ada di depan pasar tradisional Jepara Satu (Ratu), turut Jalan Untung Suropati, terbakar dini hari tadi. Kebakaran tersebut terbilang besar mengingat api yang mampu bertahan hingga pukul 08.00 WIB pagi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, api disertai asap terlihat dari toko besi SS Witjahya yang menjual cat, tiner dan material lain yang sejenis.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima informasi soal kebakaran itu langsung menerjunkan mobil damkar ke lokasi. Hanya saja, petugas kesulitan memadamkan api karena pintu teralis toko tersebut tertutup dan pemiliknya juga tidak diketahui keberadaannya.
"Akhirnya api terus membesar. Sekira pukul 03.30 WIB pintu itu kita buka paksa dengan cara manual agar api bisa dijinakkan," kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Surana, Jumat (28/2/2014).
Sayangnya, upaya tersebut terlambat. Sebab api ternyata sudah merambat ke toko lain yang ada di kanan kirinya. Si jago merah juga melalap Toko Petruk yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari (toko kelontong). Sebagian Toko Mas Semar, dan sebagian kecil bangunan Toko Indah Jaya. Sedikitnya ada enam bangunan yang dilalap api.
"Padahal api sudah merambat hingga belakang bagian bangunan. Mobil damkar kita bagi, ada yang memadamkan api dari arah depan yakni di Jalan Untung Suropati dan dari arah belakang, di Jalan Sersan Sumirat," jelasnya.
Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak pemadam kebakaran belum bisa memastikan penyebab kebakaran.
"Tapi kemungkinan karena faktor korsleting. Percikan api lalu menyambar cat dan tiner yang sifatnya memang mudah terbakar," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, api disertai asap terlihat dari toko besi SS Witjahya yang menjual cat, tiner dan material lain yang sejenis.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima informasi soal kebakaran itu langsung menerjunkan mobil damkar ke lokasi. Hanya saja, petugas kesulitan memadamkan api karena pintu teralis toko tersebut tertutup dan pemiliknya juga tidak diketahui keberadaannya.
"Akhirnya api terus membesar. Sekira pukul 03.30 WIB pintu itu kita buka paksa dengan cara manual agar api bisa dijinakkan," kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Surana, Jumat (28/2/2014).
Sayangnya, upaya tersebut terlambat. Sebab api ternyata sudah merambat ke toko lain yang ada di kanan kirinya. Si jago merah juga melalap Toko Petruk yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari (toko kelontong). Sebagian Toko Mas Semar, dan sebagian kecil bangunan Toko Indah Jaya. Sedikitnya ada enam bangunan yang dilalap api.
"Padahal api sudah merambat hingga belakang bagian bangunan. Mobil damkar kita bagi, ada yang memadamkan api dari arah depan yakni di Jalan Untung Suropati dan dari arah belakang, di Jalan Sersan Sumirat," jelasnya.
Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pihak pemadam kebakaran belum bisa memastikan penyebab kebakaran.
"Tapi kemungkinan karena faktor korsleting. Percikan api lalu menyambar cat dan tiner yang sifatnya memang mudah terbakar," jelasnya.
(rsa)