Gawat! 1.000 hektare cagar Biosfer Riau terbakar

Kamis, 20 Februari 2014 - 14:30 WIB
Gawat! 1.000 hektare...
Gawat! 1.000 hektare cagar Biosfer Riau terbakar
A A A
Sindonews.com - Kebakaran di Riau juga merambah kawasan hutan lindung cagar Biosfer Giak Siak Kecil, di Kabupaten Bengkalis. Sudah 1.000 hektare hutan cagar biosfer musnah.

Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo mengatakan, kebakaran kawasan yang dilindungi dunia ini sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Kebakaran di hutan gambut ini disebabkan oleh prilaku para perambah yang tidak terkendali di cagar biosfer.

"Saat ini kebakaran di cagar biosfer terus berlangsung. Sudah sekitar 1.000 hektare hutan yang terbakar," ucap Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, kepada wartawan, Kamis (20/2/2014).

Kebakaran di cagar bisofer ini sangat susah dipadamkan, karena medan yang sulit dan lahan yang mudah terbakar. Selain itu, di lokasi kebakaran juga sangat sulit ditemukan air.

"Hanya ada dua cara untuk memadamkan api di cagar biosfer. Yakni melalui hujan buatan dan penyiraman air melalui udara (water bombing)," pungkasnya.

Hutan gambut Giam Siak Kecil Riau ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh organisasi PBB bidang pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan (UNESCO) sejak 2009. Kawasan itu memiliki keunikan kualitas gambut yang sangat baik, serta flora dan fauna yang masih terjaga.

Luas Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu sekira 106.467 hektare yang terbentang di Bengkalis hingga ke Kabupaten Siak. Kelestariannya merupakan tanggung jawab bersama antara-PT Sinar Mas Grup, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, dan pemerintah.

"Perusahaan (Sinar Mas) juga harus bertanggung jawab soal pemadaman di cagar biosfer. Selain itu masyarakat dan pemerintah juga harus bekerja sama. Kalau kita sifatnya adalah penegakan hukumnya," tukasnya.

Selain terbakar, cagar biosfer Riau ini saat ini menjadi aktivitas pembalakan liar. Data polisi sudah ribuan hektar porak-poranda akibat ulah perambah.
(san)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved