Kasus penculikan bayi bermodus hipnotis rekayasa

Selasa, 18 Februari 2014 - 14:54 WIB
Kasus penculikan bayi...
Kasus penculikan bayi bermodus hipnotis rekayasa
A A A
Sindonews.com - Kasus penculikan bayi bermotif hipnotis ternyata hanya karangan sang ibu bayi. Hal itu terungkap setelah dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Kapolresta Sukabumi AKBP Hari Santoso mengatakan, kasus ini merupakan skenario palsu. Hal itu bisa terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengecekan melalui alat komunikasi ibu bayi.

"Bayi yang awalnya diduga diculik sudah ditemukan tadi malam di Cianjur. Jadi itu hanya sebuah cerita karangan, di mana ada satu laki-laki dan perempuan, pakai motor nanya alamat, lalu menepuk pundak dan si ibu menyerahkan bayinya," beber Hari, saat dihubungi wartawan, Selasa (18/2/2013).

Atas skenario itu, sang ibu mengaku telah dihipnotis dan membuat laporan kepada pihak kepolisian. "Jadi ini hanya akal-akalan pelapor saja. Ternyata bayi itu dititipkan kepada suaminya di Cianjur. Pelaku hipnotis ternyata suami dan saudaranya," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, ternyata hal ini dilakukan pelapor agar terbebas dari ikatan dengan ‎suaminya yang berada di Cianjur. Pasalnya saat ini Gia tengah menjalin sebuah hubungan dengan pria lain di Sukabumi.

"Jadi kita cek di alat komunikasinya, pelapor ini meminta seseorang yang kami duga suaminya Meyhendra untuk mengambil sang bayi. Karena pelapor ini ternyata‎ memiliki laki-laki lain bernama Miftahul Jannah. Ya, semacam poliandri," tuturnya.

Akibat skenario ala sinetron yang dilakukan Gia, pihak kepolisian menetapkannya sebagai tersangka. Gia dijerat dengan Pasal 220 KUHP yang berbunyi‎ 'Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan'.

"Pelaku tidak kami tahan hanya wajib lapor saja. Ini kan semacam sinetron saja," tutup Hari.
(san)
Berita Terkait
Antisipasi Penculikan...
Antisipasi Penculikan Anak, Polisi dan Linmas Dikerahkan Jaga Sekolah
Korban Penculikan Diajak...
Korban Penculikan Diajak Keliling dan Tidur di Masjid oleh Pelaku
Bocah 9 Tahun di Bogor...
Bocah 9 Tahun di Bogor Jadi Korban Percobaan Penculikan, Ditawari Pelaku Uang hingga Dibekap
Terprovokasi Isu Penculikan...
Terprovokasi Isu Penculikan Anak, Seorang Wanita di Sorong Tewas Dibakar Warga
Polres Asahan Berhasil...
Polres Asahan Berhasil Temukan ABG Korban Penculikan, 1 Tersangka Diamankan
Pelepasan Jenazah Korban...
Pelepasan Jenazah Korban Isu Penculikan Anak di Sorong
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
6 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
4 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved