Warga di Lereng Merbabu diimbau tenang & waspada

Selasa, 18 Februari 2014 - 07:01 WIB
Warga di Lereng Merbabu...
Warga di Lereng Merbabu diimbau tenang & waspada
A A A
Sindonews.com - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengimbau warga di lereng Merbabu tetap tenang namun waspada.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja, Subandriyo mengatakan, dentuman keras diselingi guncangan yang terjadi Senin pagi kemarin bukan disebabkan oleh gempa vulkanik namun gempa tektonik lokal.

Pospengamatan Gunung Merapi di Selo yang merupakan pos terdekat dari Merbabu tidak mencatat aktivitas menonjol dari gunung trsebut.

"Demikian pula di stasiun Deles, Pusunglondon & Plawangan saat terdengar dentuman merekam gempa tektonik lokal kecil. Namun stasiun Selo dan Jrakah tidak merasakan getaran apapun," jelasnya, Selasa (18/2/2014).

Dia mengimbau warga agar tetap tenang dan waspada. Adapun kesimpulan, guncangan itu adalah gempa tektonik yang terjadi karena gesekan antara lempeng bumi.
"Bukan gempa vulkanik, yang terjadi karena aktivitas magma ketika gunung akan meletus," tuturnya.

Gempa tersebut berkekuatan 2,7 SR dengan kedalaman 17 kilometer.

Seperti diberitakan sebelumnya, gempa bumi mengguncang wilayah Dusun Piji dan Krajan, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, pagi tadi.

Gempa yang terjadi sekira pukul 06.00 WIB itu mengakibatkan sebanyak 17 rumah warga mengalami rusak sedang dan puluhan rumah warga lainnya rusak ringan.

Informasi yang dihimpun SINDO di lokasi kejadian menyebutkan, gempa terjadi selama sekira empat detik. Sebelumnya terlihat kilat dari arah Gunung Merbabu. Kilat tersebut terlihat bersahutan yang disertai dengan suara ledakan yang sangat keras dan disusul gempa yang cukup kuat. Atap puluhan rumah puluhan warga langsung rusak dan banyak tembok yang retak.

Ribuan warga panik dan berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan genting dan anternit yang ambrol. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian material yang diderita puluhan warga akibat gempa ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
(lns)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan M 5,7 Guncang Bayah Banten
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 menit yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved