Ditolak warga, diskusi Tan Malaka pindah ke FIB Undip

Selasa, 18 Februari 2014 - 00:01 WIB
Ditolak warga, diskusi...
Ditolak warga, diskusi Tan Malaka pindah ke FIB Undip
A A A
Sindonews.com - Setelah mendapat penolakan dari warga, diskusi dan bedah buku Tan Malaka karya Harry A Poeze yang sedianya digelar di Rumah Komunitas Seni Hysteria Semarang Jalan Stonen Nomor 29 Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang akhirnya dipindah.

Setelah mencari lokasi, kegiatan itu digelar di kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro Jl Peleburan Kota Semarang.

"Lokasinya pindah ke kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip. Kami sudah berkoordinasi dan mendapat izin untuk menggelar diskusi di tempat itu," kata salah satu penyelenggara diskusi Yunantyo Adi di Semarang, Senin (17/2/2014).

Selain adanya penolakan warga, pemindahan itu dilakukan atas permintaan pembicara, yakni Harry A Poeze.

"Narasumber kami juga menghendaki adanya pemindahan tempat diskusi," lanjut dia.

Sementara itu, Rektor Universitas Diponegoro Prof Sudharto P Hadi membenarkan pemindahan lokasi diskusi dan bedah buku Tan Malaka
itu ke kampus Undip yang sudah dikoordinasikan dengan Dekan FIB Undip.

"Benar, kami memang mengizinkan lokasi kami dijadikan tempat diskusi itu (Tan Malaka), tempatnya di FIB, saya sudah koordinasikan dengan Dekan FIB Agus Maladi," kata dia.

Sudharto menambahkan, alasan dia memberikan izin dikarenakan pada prinsipnya kampus itu merupakan tempat berdiskusi dan bertukar pikiran. "Itu kan kegiatan ilmiah, makanya kami izinkan" imbuhnya.

Mengomentari dengan reaksi penolakan yang muncul atas diskusi itu, Sudharto mengatakan jika hal itu merupakan kewajaran dan harus disikapi dengan arif melalui forum diskusi semacam itu.

"Perbedaan pendapat itu tidak boleh disikapi dengan kekerasan. Kalau memang beda pendapat, tidak setuju dengan buku itu, sampaikan argumen dengan baik-baik. Biarlah masyarakat nanti menilai sendiri sejarah yang benar," pungkasnya.

Hingga saat ini, lokasi jalannya diskusi sudah ramai. Puluhan orang dari berbagai kalangan berdatangan untuk mengikuti kegiatan itu.

Seperti diketahui, siang tadi puluhan masyarakat yang menamakan dirinya Masyarakat Peduli Nasib Bangsa (Mapenab) melakukan aksi demonstrasi di tempat Hysteria, Jalan Stonen No 29 Bendan Ngisor Semarang. Mereka mendesak agar kegiatan itu dibatalkan.

Selain itu, masyarakat sekitar juga menolak adanya acara itu. Setelah itu, penyelenggara memutuskan untuk memindah lokasi kegiatan di FIB Undip Semarang.
(lns)
Berita Terkait
Pernyataan Tegas HMI...
Pernyataan Tegas HMI Soal Komunisme
PKS: Pancasila Yes,...
PKS: Pancasila Yes, Komunisme No
Sisa-sisa Komunisme...
Sisa-sisa Komunisme di Mutiara Danube
Isu Komunisme, Ketua...
Isu Komunisme, Ketua KNPI: Hentikan Saling Tuding
PKS: Pancasila So Pasti...
PKS: Pancasila So Pasti Yes, Komunisme No
Pendiri Kelompok Pemberontak...
Pendiri Kelompok Pemberontak Peru Abimael Guzman Meninggal Dunia
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
6 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
8 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
9 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
10 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
12 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved