Mahasiswa Tator tolak dana Rp3 M untuk sambut SBY
Senin, 17 Februari 2014 - 13:51 WIB
Mahasiswa Tator tolak dana Rp3 M untuk sambut SBY
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah mahasiswa asal Tana Toraja di Makassar meminta agar Pemkab dan DPRD Tator menolak menganggarkan dana Rp3 miliar untuk perbaikan infrastruktur jelang kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Aksi unjuk rasa Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Tana Toraja (Geppmator) berlangsung dibawah fly over reformasi Jalan Urip Sumohardjo, Makassar.
Salah satu oratornya, Rendi, mengatakan kedatangan SBY di Tator disambut dengan memperbaiki infrastruktur seperti jalan raya.Selain itu, pembuatan panggung megah dan penyambutan bak kedatangan raja di zaman feodal.
Tindakan Pemkab Tator bersama DPRD adalah suatu hal ironi dengan tiba tiba peduli terhadap pembangunan tidak didasarkan pada kebutuhan rakyat atau melayani rakyat melainkan hanya karena kedatangan SBY di Tator.
"Pemerintah yang disebut sebut sebagai pelayan rakyat hanyalah pemanis telinga rakyat karena realitasnya pemerintah hanya melayani dirinya sendiri dengan fasilitas seperti kendaraan mewah dan hanya melayani penguasa saja (Presiden SBY)," kata Rendy dalam orasinya.
Aksi unjuk rasa Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Tana Toraja (Geppmator) berlangsung dibawah fly over reformasi Jalan Urip Sumohardjo, Makassar.
Salah satu oratornya, Rendi, mengatakan kedatangan SBY di Tator disambut dengan memperbaiki infrastruktur seperti jalan raya.Selain itu, pembuatan panggung megah dan penyambutan bak kedatangan raja di zaman feodal.
Tindakan Pemkab Tator bersama DPRD adalah suatu hal ironi dengan tiba tiba peduli terhadap pembangunan tidak didasarkan pada kebutuhan rakyat atau melayani rakyat melainkan hanya karena kedatangan SBY di Tator.
"Pemerintah yang disebut sebut sebagai pelayan rakyat hanyalah pemanis telinga rakyat karena realitasnya pemerintah hanya melayani dirinya sendiri dengan fasilitas seperti kendaraan mewah dan hanya melayani penguasa saja (Presiden SBY)," kata Rendy dalam orasinya.
(sms)