Polda bentuk tim khusus

Rabu, 12 Februari 2014 - 18:35 WIB
Polda bentuk tim khusus
Polda bentuk tim khusus
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel membentuk tim khusus untuk memburu pelaku penembakan terhadap Iptu Daud, anggota Intelkam Polres Gowa. Tim terdiri dari Ditreskrimum, Intelkam, Identifikasi dan Labfor yang bekerja mengusut kasus tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Endi Sutendi mengatakan, untuk hasil analisa pemeriksaan sementara, penembakan anggota polisi tersebut dilakukan dengan jarak dekat sesuai dengan olah TKP dan luka tembak yang diderita korban.

Namun, Perwira menengah Polri ini belum bisa memastikan motif penembakan terhadap H Muhammad Daud yang tewas ditembak oleh pria misterius di Gowa, Selasa (11/2/2014) dinihari.

"Kami belum temukan motifnya penembakan, apalagi uji balistik proyektil peluru juga belum dikeluarkan oleh Labfor. Ini juga perlu untuk mengetahui jenis peluru yang digunakan," kata Endi diruang kerjanya, Rabu (12/2/2014).

Dalam kesempatan tersebut Endi juga menyatakan, penyidik telah memeriksa enam saksi yaitu, Jafar, Paramita alias Farah, Sukri, Deng Tonji, Deng Tongi, Mustar.
Saksi pertama Djafar yang mengetahui dan melihat pelaku misterius dengan pakaiannya.

Saksi kedua yang mendengar suara tembakan dan saksi lainnya yang ada di TKP saat melakukan pertolongan.

Endi Sutendi menuturkan, ciri ciri yang diungkapkan enam saksi di lokasi kejadian sudah tergambarkan hasil pemeriksaannya, namun belum dapat disampaikan ke publik.

Beberapa saksi dari keluarga korban belum diperiksa soal kegiatan keseharian Iptu Daud semasa hidupnya terkait dengan keterlibatan pria misterius tersebut. Namun dalam waktu 1-3 hari pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan.

Tapi, Endi enggan mengomentari apakah kasus ini masuk dalam kriminal murni atau ada dalang lain. Karena almarhum sebelumnya hanya bertugas di pelayanan administrasi di Polda, dan tidak ada kasus besar yang pernah diungkapnya selama bertugas.

"Kami belum bisa menyampaikan dan tidak mungkin dibeberkan ke publik. Yang pastinya, ada tahap evaluasi tertentu tapi belum disampaikan ke kami fakta faktanya penyidikannya," tandas Endi, kemarin.
(sms)
Berita Terkait
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Pencari Brondolan Sawit...
Pencari Brondolan Sawit Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam
Polisi Tembak Polisi...
Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Akibatkan 1 Tewas
Diduga Depresi, Polisi...
Diduga Depresi, Polisi Tewas Bunuh Diri di Jakpus
Hendak Selesaikan Perselisihan...
Hendak Selesaikan Perselisihan Warga, Polisi di Bengkulu Tewas Dibacok 3 Orang
Kronologis Polisi Tewas...
Kronologis Polisi Tewas Dibacok saat Hendak Selesaikan Perselisihan Warga di Bengkulu
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved