Ribuan warga Depok masih BAB di sungai

Selasa, 04 Februari 2014 - 10:43 WIB
Ribuan warga Depok masih...
Ribuan warga Depok masih BAB di sungai
A A A
Sindonews.com - Kondisi ekonomi warga Depok ternyata masih banyak yang berada di bawah garis kemisikinan. Buktinya, ribuan warga masih belum memiliki kamar mandi sendiri sehingga untuk buang air besar (BAB) mereka masih menggunakan jamban apung di atas sungai.

Data Kecamatan Bojongsari Depok menyebutkan, hingga kini ada sekira 3.247 rumah yang belum memiliki memiliki septic tank atau sarana Mandi Cuci Kakus (MCK).

Camat Bojongsari, Yudi Suparyadi tidak memungkiri, jika saat ini di wilayahnya masih banyak masyarakat yang menggunakan koya (jamban di sungai dari bambu) sebagai MCK.

"Jumlah warga yang belum memiliki MCK cukup banyak, ada sekira 3.247 rumah yang tersebar di tujuh kelurahan yang ada di (Kecamatan) Bojongsari," terangnya di Depok, Selasa (4/2/2014).

Mengenai data tersebut, lanjut Yudi, didapat dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Depok. Untuk itu, Kecamatan Bojongsari menjadi sasaran pembangunan dari Bappeda.

"Pemkot Depok gelontorkan Rp2 miliar untuk membangun septic tank di rumah warga yang belum memilikinya. Informasinya satu septic tank pagunya Rp 3 juta,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa program pembangunan septic tank di wilayahnya akan diusulkan secara bertahap dan akan menjadi prioritas.
Ia menjelaskan, jika pembangunan septic tank di pemukiman warga akan selesai pada tiga tahun anggaran.

“Tentu ini akan menjadi prioritas kami, karena ini menyangkut kesehatan masyarakat dalam Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sekaligus untuk mendongkrak IPM di wilayah kami yang saat ini baru 73,87,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok Wijayanto mengungkapkan, bahwa pihaknya akan segera melakukan tindakan terkait temuan Bappeda itu.

“Kami akan konsen di persoalan itu (sanitasi), kami akan kembali melakukan pendataan terhadap rumah yang belum memiliki septic tank. Kami juga akan fokus di RTLH,” tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved