Pengusaha katering dibunuh menggunakan palu

Senin, 03 Februari 2014 - 23:53 WIB
Pengusaha katering dibunuh...
Pengusaha katering dibunuh menggunakan palu
A A A
Sindonews.com - Adika Putri (31), pengusaha katering tewas saat melawan perampok di rumahnya Jalan Tanah Tinggi 1 Gang V No.185 RT 11/6 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2014).

Wanita itu tewas mengenaskan dengan luka tikam di leher. Meski demikian tidak ada harta benda yang diambil oleh pelaku. Di tempat kejadian petugas mengamankan palu, kain yang diduga untuk menjerat korban dan pakaian karyawan korban.

Dari informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara diketahui bahwa korban sekitar pukul 17.00 WIB ada dirumahnya. Kemudian masuk seseorang yang diduga karyawannya mengendap endap.

Mengetahui hal tersebut, korban langsung menanyakan maksud dan tujuannya masuk ke dalam rumahnya. Bukan jawaban yang di dapat pelaku langsung menusukan senjata tajan ke leher korban sambil menutup mulutnya. Setelah korbannya tewas pelaku langsung melarikan diri.

Kapolsek Johar Baru, Kompol Dasril membenarkan kejadian pembunuhan terhadap pengusaha katering itu. Dia mengatakan, mayat perempuan berusia 31 tahun tersebut pertama ditemukan oleh karyawannya.

Saat itu MR karyawan korban hendak memberikan laporan. Namun karena tidak ada jawaban dirinya mengintip dari jendela. Saat itu MR melihat korban sudah berada di lantai dengan banyak darah. Melihat hal tersebut, MR langsung melapor ke ketua RT setempat selanjutnya diteruskan ke petugas kepolisian.

"Yang mengetahui korban tewas adalah karyawan yang hendak melapor," katanya di Jakarta, Senin (3/2/2014).

Sementara itu Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara disimpulkan korban tewas karena 16 kali pukulan benda tumpul dan jeratan di lehernya. Tapi belum bisa memastikan siapa pelakunya karena masih dalam penyelidikan. "Kita belum tahu siapa pelakunya," ujarnya.

Saat ini menurut Tatan, pihaknya sudah memintai keterangan empat orang saksi, yakni tiga orang karyawan korban dan satu orang kakak korban. Dari keterangan kakak korban diketahui korban tinggal bertiga dengan orang tuanya. Namun saat ini kedua orang tuanya sedang berada di daerah Jawa Tengah. "Saat kejadian, korban hanya seorang diri di rumahnya," ucapnya.

Lebih lanjut Tatan mengatakan, pihaknya sudah membentuk tiga tim untuk melakukan pengejaran, sementara jasad korban langsung dibawa ke RSCM untuk diautopsi.

"Selain mengumpulkan keterangan dari saksi, kita sudah menurunkan anggota untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
44 menit yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
1 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
1 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
2 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
2 jam yang lalu
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved