Pemkot Tangerang tawari korban banjir ke Rusunawa
Jum'at, 31 Januari 2014 - 22:01 WIB
Pemkot Tangerang tawari korban banjir ke Rusunawa
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menawarkan warga yang menjadi korban banjir di wilayahnya untuk pindah ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, tawaran ini ditujukan kepada warga yang rumahnya mengalami banjir cukup parah, seperti di Perumahan Periuk Damai, Total Persada, Pinang Griya, Ciledug Indah dan Pondok Arum.
"Kami sudah tawarkan kepada warga korban banjir, untuk direlokasi ke Rusunawa. Tapi warga tidak mau, dengan alasan bahwa mereka sudah betah menempati rumah-rumah tersebut," ujar Arief di Tangerang, Jumat (31/1/2014).
Menurut Arief, jika warga mau direlokasi dan rumah yang mereka tempati itu rela dibeli Pemkot Tangerang, maka pemerintah daerah akan menyiapkan anggaran untuk itu.
kendati demikian, sambungnya, jika warga menolak Pemkot Tangerang akan menjalankan alternatif kedua, yakni melakukan peninggian turap yang ada.
"Tahun ini kami akan melakukan peninggian turap yang membentang Kali Ledug yang rencananya hanya 50 centimeter menjadi setinggi 200 centimeter. Sehingga diharapkan nantinya bisa menahan debit air yang tinggi dan tidak meluap lagi ke rumah warga," katanya.
Baca:
Tangerang dikepung banjir
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, tawaran ini ditujukan kepada warga yang rumahnya mengalami banjir cukup parah, seperti di Perumahan Periuk Damai, Total Persada, Pinang Griya, Ciledug Indah dan Pondok Arum.
"Kami sudah tawarkan kepada warga korban banjir, untuk direlokasi ke Rusunawa. Tapi warga tidak mau, dengan alasan bahwa mereka sudah betah menempati rumah-rumah tersebut," ujar Arief di Tangerang, Jumat (31/1/2014).
Menurut Arief, jika warga mau direlokasi dan rumah yang mereka tempati itu rela dibeli Pemkot Tangerang, maka pemerintah daerah akan menyiapkan anggaran untuk itu.
kendati demikian, sambungnya, jika warga menolak Pemkot Tangerang akan menjalankan alternatif kedua, yakni melakukan peninggian turap yang ada.
"Tahun ini kami akan melakukan peninggian turap yang membentang Kali Ledug yang rencananya hanya 50 centimeter menjadi setinggi 200 centimeter. Sehingga diharapkan nantinya bisa menahan debit air yang tinggi dan tidak meluap lagi ke rumah warga," katanya.
Baca:
Tangerang dikepung banjir
(mhd)