Imlek, pedagang burung pipit raup untung

Jum'at, 31 Januari 2014 - 20:31 WIB
Imlek, pedagang burung...
Imlek, pedagang burung pipit raup untung
A A A
Sindonews.com - Perayaan tahun baru Cina atau Imlek 2014 tidak hanya dirasakan oleh pengemis untuk keberkahan. Tetapi, hal itu juga dirasakan oleh pedagang burung di sekitar Vihara Kelenteng.

Rezeki musiman ini salah satunya dirasakan para pedagang burung di sekitar Vihara Amurva Bhumi, Hok Tek Tjeng Sin, di Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Warga keturunan Tionghoa pemeluk agama Budha memborong burung sebagai ritual penebus dosa dan simbol kerendahan hati saat perayaan Imlek.

Adi Kusnadi (28), salah seorang pedagang di lokasi mengatakan, sejak tiga hari terakhir, penjualan burung jenis pipit dagangannya melonjak hingga sepuluh kali lipat mencapai 5.000 ekor. Jumlah itu melampaui penjualannya per hari yang hanya antara 200 atau 300 ekor.

"Saya belanja langsung dari daerah Karawang, Jawa Barat lusa kemarin. Soalnya di sana murah, harganya cuma Rp500 seekornya, beda harganya kalau beli dari Pasar Gembrong, bisa Rp1.000 seekor," jelasnya saat ditemui di lokasi, Jumat (31/1/2014).

Tiap kali perayaan Imlek, Adi mengaku, selalu berjualan burung pipit di Vihara yang dikenal dengan julukan Kelenteng Bumi ini. Hasilnya, keuntungan yang didapat dari penjualan burung-burungnya pun lumayan besar.

"Biasanya saya jual Rp1.000 seekor, tapi karena sekarang lagi Imlek, saya jualnya Rp2.000 seekor. Bukan aji mumpung, tapi karena burungnya juga lagi susah dicari," ujarnya.

Ia mengatakan, kendati menjual dengan harga lebih mahal, para jemaat vihara tetap antusias memborong burung-burung jualannya dengan silih berganti.

Terhitung, sejak kemarin malam hingga hari ini, burung yang sudah berhasil laku terjual mencapai 1.200 ekor lebih.

"Kemarin saja, ada orang yang beli satu kandang penuh belum saya bongkar. Isinya 1.000 ekor, ada juga yang beli 500 ekor. Itu semua katanya buat perusahaan, biar berkah tahun 2014 ini," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Meriahkan Tahun Baru...
Meriahkan Tahun Baru Imlek dengan Rhythm of Spring
Makanan yang Tidak Boleh...
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi saat Perayaan Imlek
Penuh Makna, Berikut...
Penuh Makna, Berikut Tradisi Unik 5 Negara saat Merayakan Imlek
Tahun Baru Imlek, Ini...
Tahun Baru Imlek, Ini 5 Artis Keturunan Tionghoa yang Merayakannya
Kisah Nestapa Imlek...
Kisah Nestapa Imlek di Awal Kemerdekaan, Belum Bisa Dirayakan karena Zaman Susah
6 Hal yang Perlu Diperhatikan...
6 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pembagian Angpao Imlek 2023
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Burung Kasuari Asal...
Burung Kasuari Asal Papua Dinyatakan Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved