Eksepsi Hercules ditolak PN Jakbar

Selasa, 28 Januari 2014 - 19:11 WIB
Eksepsi Hercules ditolak...
Eksepsi Hercules ditolak PN Jakbar
A A A
Sindonews.com - Dalam sidang di Pengadilan negeri Jakarta barat (PN Jakbar), majelis hakim menolak eksepsi Hercules Rozario Marshal dalam kasus pemerasan dan pencucian uang di wilayah Jakarta Barat.

Ketua Majelis Hakim, Prim Hariyadi menolak eksepsi terdakwa dan meminta persidangan dilanjutkan kembali, pada hari Selasa, 4 Februari 2014 dengan agenda keterangan para saksi.

"Eksepsi terdakwa kami tolak dengan alasan karena kasusnya sudah menjadi pokok perkara," kata Ketua Majelis Hakim, Prim Hariyadi di ruang sidang Atmaja, Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (28/1/2014).

Mendengar eksepsinya ditolak, Ketua umum Gerakan Raya Indonesia Baru (GRIB) itu pun mencoba menjelaskan kepada Majelis Hakim, jika dirinya tidak bersalah dalam kasus pemerasaan dan kasus pencucian uang.

Namun, disela pendapatnya tersebut, Prim Hariyadi memotongnya dengan ucapan jika terdakwa tidak diperbolehkan untuk menyampaikan eksepsi kembali.

"Subtansinya nanti saja saat persidangan selanjutnya, belum saatnya anda menyampaikan," ujarnya.

Sementara itu, usai persidangan Hercules Rozario Marshall membantah, jika dirinya terlibat dalam kasus pemerasan dan pencucian uang.

Sebab, selama menjadi Debt Colector, dirinya bekerjasama dengan pihak yang meminta bantuan untuk mengamankan atau menagih hutang dengan menggunakan notaris.

Menurutnya, jika memang menggunakan notaris dianggap salah, pastinya tiap hari banyak orang yang masuk penjara, begitu juga dengan pejabat negara, karena semua perjanjian itu pakai notaris.

"Saya menerima uang dari mereka memakai badan hukum. Terlebih, kasus itu terjadi pada tahun 2010, dan baru dimunculkan pada 2013, jadi aneh sekali kasus ini, ini rekayasa murni. Kalau pakai notaris dianggap salah, negara ini sudah rusak," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Sahroni Nilai Aksi Premanisme...
Sahroni Nilai Aksi Premanisme dalam Dunia Usaha Harus Diberantas
Polda Jateng Sebut Penyerangan...
Polda Jateng Sebut Penyerangan Hajatan di Solo Aksi Premanisme
Oknum Pendukung Danny-Fatma...
Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
Dugaan Aksi Premanisme...
Dugaan Aksi Premanisme Hambat Pembangunan Smelter Nikel di Kolaka
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
39 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
67 Pihak Menggugat Presidential...
67 Pihak Menggugat Presidential Threshold, Semuanya Ditolak MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved