Kurang pengawasan, jalan batas DKI-Depok rusak
Minggu, 26 Januari 2014 - 23:07 WIB
Kurang pengawasan, jalan batas DKI-Depok rusak
A
A
A
Sindonews.com - Kondisi jalan di perbatasan Depok-Jakarta Selatan dalam kondisi rusak parah. Tepatnya berada di bawah fly over Universitas Indonesia (UI) dari arah Depok menuju Jakarta.
Di jalan perbatasan itu terdapat puluhan lubang berukuran besar dan kecil. Diperkirakan lebih dari sepuluh lubang besar dengan kedalaman hingga lima sentimeter (cm) serta lubanng kecil yang ada di jalan. Kerusakan terjadi sepanjang 500 meter dimulai dari tikungan fly over hingga dekat halte UI. Akibat jalan rusak tersebut, arus lalu lintas sekitar itu tersendat.
KOndisi jalan tersebut sudah rusak sejah Desember 2013 lalu. Namun, kondisi itu diperparah pada tanun ini atau sepekan belakangan ini karena genangan.
Sayangnya jalan ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Karena jalan ini berada di ujung selatan Jakarta sehingga luput dari perhatian dinas terkait.
Kurang adanya perhatian dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Depok membuat pengendara harus menanggung akibatnya. Pasalnya, merekalah yang harus terkena macet dan kecelakaan mengintai mereka.
"Sekarang sudah tidak ada yang ngebut, karena sudah banyak yang tahu kalau jalan ini rusak. Waktu awal-awal ada saja motor yang jatuh karena ngebut. Lubangnya kan enggak kelihatan ketutup air," kata Wawan, tukang ojek yang biasa mangkal di Halte UI, Minggu (26/1/2014).
Selain menyebabkan pengendara terjatuh, jalan rusak ini juga menyebabkan kemacetan panjang sehingga pengendara harus menempuh waktu lebih lama. Untuk melintasi jalan rusak diperlukan waktu hingga 10 menit padahal biasanya kurang dari dua menit saja kendaraan sudah bisa melintas.
"Enggak ada petugas polisi yang mengatur lalu lintas. Padahal macet bangat ini cuma untuk lewat bawah fly over saja. Harusnya ada polisi yang ngatur jadi enggak macet parah," ungkap Finda, pengendara mobil.
Di jalan perbatasan itu terdapat puluhan lubang berukuran besar dan kecil. Diperkirakan lebih dari sepuluh lubang besar dengan kedalaman hingga lima sentimeter (cm) serta lubanng kecil yang ada di jalan. Kerusakan terjadi sepanjang 500 meter dimulai dari tikungan fly over hingga dekat halte UI. Akibat jalan rusak tersebut, arus lalu lintas sekitar itu tersendat.
KOndisi jalan tersebut sudah rusak sejah Desember 2013 lalu. Namun, kondisi itu diperparah pada tanun ini atau sepekan belakangan ini karena genangan.
Sayangnya jalan ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Karena jalan ini berada di ujung selatan Jakarta sehingga luput dari perhatian dinas terkait.
Kurang adanya perhatian dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Depok membuat pengendara harus menanggung akibatnya. Pasalnya, merekalah yang harus terkena macet dan kecelakaan mengintai mereka.
"Sekarang sudah tidak ada yang ngebut, karena sudah banyak yang tahu kalau jalan ini rusak. Waktu awal-awal ada saja motor yang jatuh karena ngebut. Lubangnya kan enggak kelihatan ketutup air," kata Wawan, tukang ojek yang biasa mangkal di Halte UI, Minggu (26/1/2014).
Selain menyebabkan pengendara terjatuh, jalan rusak ini juga menyebabkan kemacetan panjang sehingga pengendara harus menempuh waktu lebih lama. Untuk melintasi jalan rusak diperlukan waktu hingga 10 menit padahal biasanya kurang dari dua menit saja kendaraan sudah bisa melintas.
"Enggak ada petugas polisi yang mengatur lalu lintas. Padahal macet bangat ini cuma untuk lewat bawah fly over saja. Harusnya ada polisi yang ngatur jadi enggak macet parah," ungkap Finda, pengendara mobil.
(mhd)