Warga Jatinegara mulai bersihkan rumah masing-masing
Sabtu, 25 Januari 2014 - 11:40 WIB
Warga Jatinegara mulai bersihkan rumah masing-masing
A
A
A
Sindonews - Warga korban banjir di kawasan Jatinegara mulai membersihkan rumah masing-masing setelah beberapa hari terendam banjir.
Berdasarkan pantauan Sindonews di lokasi, para warga sibuk dengan aktifitasnya masing-masing melakukan inventaris barang-barang yang dianggap masih layak pakai. Sementara itu, sisa sampah yang terbawa banjir ke kawasan rumah mereka mulai disingkirkan.
Pada kesempatan itu warga berharap banjir tidak kembali menimpa kawasan ruma mereka. Sebab, adanya banjir ini, warga yang sebagian besar pedagang itu mengalami kerugian secara ekonomi.
"Saya jualan di Jatinegara, tapi karena banjir ya enggak ada pemasukan sama sekali," ujar Ratna warga RW 1 Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2014).
Sementara itu, kelurahan setempat akan membuat laporan ke kecamatan mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir di wilayahnya.
"Dari camat akan diproses ke wali kota dan nantinya wali kota akan menyampaikan ke gubernur mengenai kerugian yang di terima oleh warga," ujar Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu.
Berita:
Sampah banjir Jakarta capai 300 ton per hari.
Berdasarkan pantauan Sindonews di lokasi, para warga sibuk dengan aktifitasnya masing-masing melakukan inventaris barang-barang yang dianggap masih layak pakai. Sementara itu, sisa sampah yang terbawa banjir ke kawasan rumah mereka mulai disingkirkan.
Pada kesempatan itu warga berharap banjir tidak kembali menimpa kawasan ruma mereka. Sebab, adanya banjir ini, warga yang sebagian besar pedagang itu mengalami kerugian secara ekonomi.
"Saya jualan di Jatinegara, tapi karena banjir ya enggak ada pemasukan sama sekali," ujar Ratna warga RW 1 Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2014).
Sementara itu, kelurahan setempat akan membuat laporan ke kecamatan mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir di wilayahnya.
"Dari camat akan diproses ke wali kota dan nantinya wali kota akan menyampaikan ke gubernur mengenai kerugian yang di terima oleh warga," ujar Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu.
Berita:
Sampah banjir Jakarta capai 300 ton per hari.
(kur)