Dilapori ada yang tenggelam, ini jawaban polisi
Rabu, 22 Januari 2014 - 19:15 WIB
Dilapori ada yang tenggelam, ini jawaban polisi
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pemuda hilang terseret arus Kali Ciliwung, di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Mengetahui ada pemuda yang hilang terseret banjir, Mapolsek Menteng malah terkesan cuek.
Kanit Reskrim Polsektro Menteng, Kompol Parlin Gultom membenarkan adanya korban hanyut tersebut di wilayahnya. Pihaknya sudah memperingatkan ketiga pemuda untuk tidak menceburkan diri. Namun ketiga pemuda tersebut tetap melompat.
"Kita sudah memperingatkan, tapi tetap bandel ya tunggu saja sampai mayatnya mengapung ke permukaan air," tuturnya, Rabu (22/1/2014).
Sementara itu Kasie Op Damkar dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat Sudarno mengaku belum mengetahui ada korban yang hanyut di Jakarta Pusat.
Ketika dikonfirmasi dirinya mengaku masih berada di kawasan Jalan Karang anyar untuk melakukan evakuasi warga.
"Saya baru tahu dari wartawan ketika mengkonfirmasi ini," tuturnya.
Meski demikian pihaknya akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Pihaknya menurunkan 10 orang tim SAR untuk melakukan pencarian.
"Kita masih fokus mengevakuasi warga, tapi segera kita turunkan tim untuk melakukan pencarian," janji Sudarno.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Dede Saputra (19), Chandra Sugianto (20), dan Supriyanto (19) nekat berenang walau kondisi kali cukup deras, Rabu (22/1/2014) sekira pukul 11.30 WIB.
Ketiganya lompat berbarengan, namun yang timbul dari air hanya Dede dan Supriyanto, sedangkan Chandra hampir tenggelam.
Saat berusaha menolong Chandra, justeru Supriyanto malah tenggelam ditelan derasnya arus Kali Ciliwung. Chandra sendiri selamat setelah berhasil meraih sepotong kayu.
Kanit Reskrim Polsektro Menteng, Kompol Parlin Gultom membenarkan adanya korban hanyut tersebut di wilayahnya. Pihaknya sudah memperingatkan ketiga pemuda untuk tidak menceburkan diri. Namun ketiga pemuda tersebut tetap melompat.
"Kita sudah memperingatkan, tapi tetap bandel ya tunggu saja sampai mayatnya mengapung ke permukaan air," tuturnya, Rabu (22/1/2014).
Sementara itu Kasie Op Damkar dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat Sudarno mengaku belum mengetahui ada korban yang hanyut di Jakarta Pusat.
Ketika dikonfirmasi dirinya mengaku masih berada di kawasan Jalan Karang anyar untuk melakukan evakuasi warga.
"Saya baru tahu dari wartawan ketika mengkonfirmasi ini," tuturnya.
Meski demikian pihaknya akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Pihaknya menurunkan 10 orang tim SAR untuk melakukan pencarian.
"Kita masih fokus mengevakuasi warga, tapi segera kita turunkan tim untuk melakukan pencarian," janji Sudarno.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Dede Saputra (19), Chandra Sugianto (20), dan Supriyanto (19) nekat berenang walau kondisi kali cukup deras, Rabu (22/1/2014) sekira pukul 11.30 WIB.
Ketiganya lompat berbarengan, namun yang timbul dari air hanya Dede dan Supriyanto, sedangkan Chandra hampir tenggelam.
Saat berusaha menolong Chandra, justeru Supriyanto malah tenggelam ditelan derasnya arus Kali Ciliwung. Chandra sendiri selamat setelah berhasil meraih sepotong kayu.
(ysw)