TKW disiksa, pemerintah layangkan protes ke Hongkong

Sabtu, 18 Januari 2014 - 11:51 WIB
TKW disiksa, pemerintah...
TKW disiksa, pemerintah layangkan protes ke Hongkong
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia akan menghentikan sementara pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Hongkong. Hal itu menyusul penyiksaan Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Erwiana Sulistiyaningsih (20), asal Desa Pucangan, Kecamatan Ngerambe, Ngawi, Jawa Timur, di Negara tersebut.

Moratorium segera diberlakukan apabila pemerintahan bekas jajahan Inggris tersebut tak segera melakukan proses hukum atas pelaku penganiayaan Erwiana.

"Kami menunggu komitmen dari Pemerintah Hongkong untuk menyelesaikan kasus ini. Kami telah mendesak kepolisian Hongkong agar secepatnya memproses pelaku penganiayaan," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Reyna Usman, Sabtu (18/1/2014).

Ditambahkan dia, pemerintah sangat memperhatikan kasus kekerasan yang menimpa warga negaranya di Hongkong. Juga di negara-negara lain. Untuk kasus Erwiana, pemerintah bahkan telah melayangkan surat khusus ke kepolisian Hongkong.

"Proses hukum kasus ini tidak perlu menunggu sampai Erwiana sembuh dulu. Proses hukum bisa dilakukan berbarengan dengan proses penyembuhan Erwiana. Makanya kami mendesak kepolisian Hongkong segera menindaklanjuti," sambung Reyna, saat menjenguk Erwiana di Rumah Sakit Islam (RSI) Amal Sehat Sragen.

Menyangkut besarnya biaya rawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Amal Sehat, sejak 11 Januari 2014 hingga kini, Reyna memastikan bahwa biaya pengobatannya akan ditanggung pemerintah. Sementara untuk agen yang memberangkatkan Erwiana akan dikenakan sanksi skorsing.

"Jika nanti terbukti melakukan pelanggaran dalam menempatkan Erwiana, sanksinya bisa sampai pencabutan izin usaha," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Anak TKI Dinilai Rentan...
Anak TKI Dinilai Rentan Jadi Korban Kekerasan, Mengapa?
Dituduh Punya Ilmu Sihir,...
Dituduh Punya Ilmu Sihir, TKW Situbondo Lolos Hukuman Mati Di Arab Saudi
Moratorium Pengiriman...
Moratorium Pengiriman TKI ke Malaysia, BP2MI Beberkan Kekerasan Dialami Pekerja
Video Ibu Aniaya Anak...
Video Ibu Aniaya Anak Viral di Medsos, Polresta Cirebon Lakukan Penyelidikan
Tergiur Gaji Besar,...
Tergiur Gaji Besar, TKW Asal Grobogan Jadi Korban Perdagangan Manusia di Arab Saudi
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
25 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
27 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
27 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
40 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved