Lagi, 30 unit KRL dari Jepang tiba di Indonesia
Jum'at, 10 Januari 2014 - 22:55 WIB
Lagi, 30 unit KRL dari Jepang tiba di Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 30 unit Kereta Rel Listrik akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ini merupakan kedatangan KRL tahap lima yang dibeli sejak tahun 2013.
"30 unit KRL tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Dermaga tiga atau Stasiun Pasoso, pada Jumat 10 Januari 2014, mulai pukul 21 sampai dengan 05.00 WIB, di " kata Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa dalam siaran persnya, Jumat (10/1/2014).
Eva menerangkan, 180 unit KRL program pengadaan 2013 mulai didatang secara bertahap sejak 4 November 2013 lalu.
"Dengan kedatangan tahap ke lima sebanyak 30 unit, pada hari ini maka dari 180 unit total KRL yang dibeli pada tahun 2013 sekira 130 unit KRL telah selesai proses pengiriman ke Indonesia," terangnya.
Saat ini, lanjut Eva, sebanyak unit KRL yang sudah tiba sebelumnya sedang proses sertifikasi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Setelah itu, tambahnya, baru armada tersebut bisa digunakan.
"100 armada yang telah tiba pada tahap sebelumnya sedang melalui proses sertifikasi di Kementrian Perhubungan. Armada baru dapat dioperasikan setelah proses sertifikasi selesai," ujarnya.
180 unit KRL seri 205 ini, katanya, untuk program pengadaan 2013 dibeli melalui operator JR East di Jepang.
"30 unit KRL tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Dermaga tiga atau Stasiun Pasoso, pada Jumat 10 Januari 2014, mulai pukul 21 sampai dengan 05.00 WIB, di " kata Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa dalam siaran persnya, Jumat (10/1/2014).
Eva menerangkan, 180 unit KRL program pengadaan 2013 mulai didatang secara bertahap sejak 4 November 2013 lalu.
"Dengan kedatangan tahap ke lima sebanyak 30 unit, pada hari ini maka dari 180 unit total KRL yang dibeli pada tahun 2013 sekira 130 unit KRL telah selesai proses pengiriman ke Indonesia," terangnya.
Saat ini, lanjut Eva, sebanyak unit KRL yang sudah tiba sebelumnya sedang proses sertifikasi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Setelah itu, tambahnya, baru armada tersebut bisa digunakan.
"100 armada yang telah tiba pada tahap sebelumnya sedang melalui proses sertifikasi di Kementrian Perhubungan. Armada baru dapat dioperasikan setelah proses sertifikasi selesai," ujarnya.
180 unit KRL seri 205 ini, katanya, untuk program pengadaan 2013 dibeli melalui operator JR East di Jepang.
(mhd)