Pelaku curanmor di Jakbar masih di bawah umur

Kamis, 09 Januari 2014 - 22:54 WIB
Pelaku curanmor di Jakbar...
Pelaku curanmor di Jakbar masih di bawah umur
A A A
Sindonews.com - Sejumlah kelompok pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di kawasan Jakarta Barat diamankan. Ironisnya, anggota kelompok pencurian tersebut masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi mengatakan, berdasarkan dua kejadian curanmor, dimana korbannya dibunuh pada akhir Desember 2013, pihaknya melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan dua kelompok yang berbeda.

Satu kelompok menamakan dirinya 'Mandor Meruya', sambungnya, satunya lagi kelompok 'Flores'. Ironisnya kelompok tersebut sebagian terdiri dari anak di bawah umur.

"Kedua kelompok tersebut diketahui sudah beraksi lebih dari 10 kali. Mereka tak segan-segan melukai dan menghabisi nyawa korban," kata Hengki di Jakarta, Kamis (9/1/2014).

Hengki menjelaskan, Kedua kelompok tersebut saat melakukan aksinya menggunakan sepeda motor dan lebih dari empat orang. Mereka sudah mempersiapkan sejumlah senjata tajam jenis samurai dan golok.

Biasanya, kata Hengki, sebelum beraksi kedua kelompok tersebut mencari target di kawasan yang sepi dan gelap. Setelah mendapatkan targetnya, mereka memepet dan merampas paksa motor korban.

Adapun kelompok Mandor Meruya yang diamankan, Hengki memaparkan, para pelaku berinisial WY alias Japong (20), AF alias Pandi (15), IM alias Kinoy (15), NP alias Nofray (20), dan AP alias Minkey (27). Sedangkan kelompok Flores yakni Rocky Lucky Marciano (20) dan Julius Umbu Ngailu (18).

"Masih ada enam buron dari Kelompok Mandor Meruya yang rata-rata di bawah umur. Sementara kelompok Flores ada tiga yang masih dalam pengejaran," ungkapnya.

Berdasarkan keterangam kedua kelompok tersebut, lanjut Hengki, mereka mencuri motor untuk foya-foya, mabuk dan sebagainya. Mereka pun dikenakan pasal 365 KUHP yang berujung 338 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

"Sejumlah pelaku pencurian di bawah umur akan diproses hukum dengan bekerja sama balai permasyarakatan," ujarnya.

Eksekutor penusuk salah satu korban bernama Garda Nusantara (20), hingga tewas pada akhir Desember 2013 lalu, IM alias Kinoy (15), mengaku nekat menusuk korban menggunakan samurai lantaran korban melawan.

Dia juga mengakui, kalau kelompok Mandor Meruya yang terdiri dari 12 orang baru terbentuk pada September 2013 lalu dan sudah beraksi sebanyak 12. Dua korban di antaranya tewas.

"Biasanya malam dan sepi, kalau tidak melawan kami tidak akan membunuh korban," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pasutri Ini Kompak Curi...
Pasutri Ini Kompak Curi Motor, 30 Kali Beraksi di Kediri
Polda Jateng Bekuk Sindikat...
Polda Jateng Bekuk Sindikat Penadah dan Penjual Mobil Bodong dengan Modus Arisan Bulanan
Kasus Curanmor Meningkat...
Kasus Curanmor Meningkat di Bulan Ramadan, Ini Cara Pencegahannya
Nekat Lukai Polisi,...
Nekat Lukai Polisi, Spesialis Curanmor Ditembak Reskrim Polresta Pematangsiantar
Melawan Petugas, Kaki...
Melawan Petugas, Kaki Pelaku Curanmor Jebol Ditembak Polsek Sunggal
Bawa Ngebut Motor Curian,...
Bawa Ngebut Motor Curian, Pelaku Curanmor Tewas Menabrak Pohon
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
15 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
41 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved