DPPU Ahmad Yani terbakar, 1 petugas terluka

Rabu, 08 Januari 2014 - 17:15 WIB
DPPU Ahmad Yani terbakar,...
DPPU Ahmad Yani terbakar, 1 petugas terluka
A A A
Sindonews.com - Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandar Ahmad Yani Semarang, terbakar saat sedang dilakukan proses pengisian refueller berkapasitas 12 kilo liter. Akibat kebakaran tersebut, seorang petugas mengalami luka bakar dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Saat kebakaran, petugas DPPU sempat panik. Karena, stok BBM di DPPU saat itu sedang penuh. Kendati begitu, aksi pemadaman tetap dilakukan para petugas dengan menggunakan alat pemadam ringan (apar).

Namun karena api terus membesar, petugas pun tidak mampu mengendalikan si jago merah. Petugas yang khawatir kemudian melakukan koordinasi dengan PT Angkasa Pura dan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) Ahmad Yani. Dua truk tangki dari Penerbad dan Angkasa Pura pun diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Setelah 30 menit melakukan pemadaman, akhirnya api berhasil dijinakkan, sebelum menjalar ke tangki utama. Kemudian, petugas melakukan pembersihan sisa-sisa kebakaran.

Kepala DPPU Ahmad Yani Semarang Suriyadi mengatakan, kebakaran tersebut merupakan simulasi penanggulangan bencana yang dilakukan oleh DPPU Bandara Ahmad Yani, bekerja sama dengan Lanumad, dan PT Angkasa Pura I.

"Simulasi organisasi keadaan darurat (OKD) di DPPU Ahmad Yani Semarang ini merupakan kegiatan terprogram di Marketing Operation Pertamina Regional IV," ujar Suriyadi, kepada wartawan, Rabu (8/1/2014).

Ditambahkan dia, DPPU Ahmad Yani Semarang adalah salah satu obyek vital nasional yang bersifat strategis, dan melaksanakan tugas pokok pendistribusian bahan bakar untuk pesawat terbang di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Suriyadi mengatakan, sejuah ini kerawanan kebakaran di DPPU masih cukup minim. Hal ini disebabkan tangki penyimpanan aftur untuk bahan bakar pesawat tertanam di tanah, sehingga relatif lebih aman.

Namun demikian, bukan berarti pihaknya tidak melakukan persiapan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. ”Tangki kita semi buriet atau tertanam dalam tanah, jadi relatif lebih aman,” tukasnya.

Sementara itu, Manajer Area Aviation Area Jateng bagian tengah CH Latumeten menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di empat DPPU yang ada di Jawa Tengah (Solo, Yogyakarta, Semarang dan Cilacap), pihaknya sudah membentuk Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD).

“Selain kami menyiapkan personel, kita juga menyediakan apar ukuran kecil dan besar. Kondisi apar inipun selalu kami cek dan lakukan penggantian secara berkala,” imbuhnya.
(san)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
9 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
9 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
10 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
11 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
11 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved