Kebun Binatang Surabaya terkejam di dunia

Jum'at, 27 Desember 2013 - 14:33 WIB
Kebun Binatang Surabaya...
Kebun Binatang Surabaya terkejam di dunia
A A A
Sindonews.com - Penyebutan Kebun Binatang Surabaya (KBS) sebagai kebun binatang terkejam di dunia oleh media asing dinilai terlalu berlebihan. Sebab, masih banyak kebun binatang lainnya yang jauh lebih buruk dibanding KBS.

Mantan Kepala Staf President South East Asian Zoos and Aquaria Association (SEAZA) atau asosiasi kebun binatang se-Asia Tenggara Singky Soewadji mengatakan, media asing tersebut terlalu berlebihan dalam menilai KBS.

Menurut Singky, saat ini kondisi KBS jauh lebih baik dibanding tiga atau empat tahun lalu. Namun demikian, masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi.

"Sampai hari ini, KBS masih masih menjadi kebun binatang terlengkap se Asia Tenggara dalam koleksi satwanya," kata Singky, kepada wartawan, Jumat (27/12/2013).

Walaupun demikian, kondisi KBS saat ini terjadi over populasi sejumlah spesies, sehingga dibutuhkan penjarangan. Menurutnya, ada beberapa kebun binatang di Indonesia yang kondisinya lebih buruk daripada KBS. Seperti di Medan, dan Solo.

Kebun binatang di tempat itu, katanya, tidak representatif untuk konservasi, dan satwa di tempat itu banyak yang menderita kurang terawat.

Dia juga menilai, pengamatan seorang jurnalis asal Inggris Richard Shears terlalu dini jika momvonis KBS sebagai kebun binatang terkejam di dunia. Singky menanggapi dalam pengamatan media asing terkait gajah di KBS yang dirantai dan digunakan untuk mencari uang.

Kata Singky, meski merantai Gajah tidak diberbolehkan oleh dunia international, namun perlakukan gajah di KBS jauh lebih bagus dari di negara-negara lain.

"Coba lihat di India, Thailand, tentunya jauh lebih kejam dibanding gajah di KBS. Di sini (KBS) gajah di tempatkan di dalam selter (kandang). Dunia international menganjurkan untuk tidak dirantai, tapi kalau tidak dirantai dikhawatirkan mengamuk," jelasnya.

Seekor gajah, kata Singky, jauh lebih bagus seperti yang ada di KBS daripada harus berada di alam liar tapi dengan kondisi kaki dirantai.

"Memamg perlakukan gajah seperti itu. Dunia international memang tidak memperbolehkan. Tapi rantai gajah adalah spesial case. Gajah-gajah di KBS masih jauh lebih bagus," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
Senangnya Melihat Kebun...
Senangnya Melihat Kebun Binatang Surabaya Bisa Kembali Dibuka
Akun IG Kebun Binatang...
Akun IG Kebun Binatang Bandung Dibajak, Pengelola Khawatir Dipakai Himpun Bantuan
Kebun Binatang Surabaya...
Kebun Binatang Surabaya Tetap Jadi Tempat Favorit Liburan Tahun Baru
Tidak Mudik Lebaran,...
Tidak Mudik Lebaran, Warga Sidoarjo Ini Ajak Anaknya Mengenal Satwa KBS
Kesulitan Pakan, Satwa...
Kesulitan Pakan, Satwa Kebun Binatang Bandung Dapat Sumbangan Warga
Enam Telur Komodo Menetas...
Enam Telur Komodo Menetas di Kebun Binatang Florida
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
46 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
56 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved