Gara-gara penusukan, warga jadi takut lewat Pasupati

Kamis, 26 Desember 2013 - 23:18 WIB
Gara-gara penusukan,...
Gara-gara penusukan, warga jadi takut lewat Pasupati
A A A
Sindonews.com - Kasus penusukan di Fly Over Pasupati menyita perhatian warga Kota Bandung. Bagaimana tidak, dalam kurun kurang dari seminggu, dua kasus terjadi di malam hari.

Hal itu membuat sejumlah warga Kota Bandung resah. Mereka khawatir jadi korban dari kejadian serupa di Fly Over Pasupati.

"Kalau pulang malam jadi waswas kalau lewat Pasupati," kata Cesar Yudistira (23), warga Kota Cimahi, Kamis (26/12/2013).

Ia mengaku sehari-hari tinggal di Cimahi. Tapi ia beraktivitas di Kota Bandung sebagai mahasiswa. Ia juga cukup sering pulang malam. "Tapi mau enggak mau harus lewat Pasupati kalau pulang karena itu akses terdekat untuk pulang ke Cimahi," ungkapnya.

Tapi hal itu diantisipasi dengan cara lebih waspada. Ia pun meminta pengamanan di lokasi diperketat dengan menggelar patroli atau membuat pos polisi agar mempermudah pengawasan.

Asep Pupu (24), warga Banjaran, Kabupaten Bandung, juga mengaku waswas jika melintas Pasupati. Ia sendiri saat ini tinggal di Kota Bandung karena bekerja.

Ia setiap hari harus melintas ke Pasupati karena kantornya berada di kawasan Pasteur. Ia punya alasan kenapa lebih sering menggunakan Pasupati ketimbang jalan lain saat ke kantor.

"Kalau lewat bawah Pasupati justru lebih mencekam karena penerangannya sedikit, cukup gelap," jelas Asep.

Dani Sulaksana (28), warga Kota Bandung, menyebut wajar jika warga waswas melintas ke Pasupati. Apalagi setelah ada kejadian penusukan yang terjadi baru-baru ini.

"Kalau menurut saya, yang harus dilakukan adalah memperketat keamanan di sepanjang Pasupati, CCTV juga harus dipasang dengan jumlah yang banyak di sana," ucapnya.

Dengan cara seperti itu, pelaku kejahatan akan diungkap lebih mudah oleh kepolisian. Selain itu, keberadaan CCTV akan membuat pelaku kriminal berpikir dua kali untuk beraksi di sana karena perbuatannya akan terekam.

Taufik Maulana (18), warga Kota Bandung, menyebut pengamanan memang perlu diperketat di Pasupati. "Tapi daerah lain juga harus diperketat pengamanannya, khususnya kalau malam hari. Jangan sampai sekarang polisi fokus di Pasupati, tapi tindakan kriminal terjadi di tempat lain karena pengamanan fokus ke Pasupati," tuturnya.

Baca juga: Lagi, begal motor beraksi di Fly Over Pasupati
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
22 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved