Salahi aturan, proyek rehab sekolah tak dibayar

Senin, 23 Desember 2013 - 18:42 WIB
Salahi aturan, proyek...
Salahi aturan, proyek rehab sekolah tak dibayar
A A A
Sindonews.com - Sejumlah proyek pengadaan sarana prasana penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Barat dinyatakan gagal. Bahkan satu proyek mengenai rehab berat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 84 tidak dibayar lantaran menyalahi aturan.

Pejabat Pembuat Komitmen Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman mengatakan, pelaksanaan proyek penggunanaan APBDP memang berbeda dengan pelaksanaan pengadaan proyek APBD, khsusunya dalam masalah waktu. Untuk pelaksanaan APBDP para pemenang lelang harus mengerjakannya dalam waktu 15 hari. Artinya jika perusahaan tidak siap dalam pengerjaanya, otomatis pengerjaan dibatalkan.

Untuk itu, kata Alex, setelah mengawasi pelaksanaan sejumlah proyek tersebut, pihaknya telah membatalkan tujuh dari 63 proyek yang telah dilelang lantaran tidak ada kesiapan perusahaan lelang tersebut, di antarannya pengadaan laboratorium Komputer, Closed-circuit television (CCTV) SMA dan SMK, elektrik SMA dan SMK.

Sementara untuk SMA 84, Pemrov DKI tidak membayar lantaran pengerjaannya dilakukan sebelum lelang APBDP dimulai pada awal Desember lalu meski pengerjaanya sudah rampung.

"Proyek yang kami gagalkan lantaran kurang kesiapan dari perusahaan pemenang lelang. Mereka tidak siap menyediakan barang dan jasa dalam batas waktu 15 hari. Adapun anggaran yang tidak terpakai dari enam proyek tersebut sebesar Rp29,8 miliar, dari APBDP sebesar Rp300 miliar," katanya usai mengunjungi sarana prasana yang telah dipasang di sejumlah sekolah menengah bersama ratusan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Senin (23/12/2013).

Alex mengakui, jika pelaksanaan rehab berat di SMAN 84 memang dikerjakan sebelum APBDP turun pada awal Desember lalu. Sebab, atap sisi barat lantai tiga SMA tersebut kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Dimana jika tidak dilakukan rehab secepatnya, ditakutkan atap tersebut jatuh dan menimpa siswa, mengingat di bawah atap yang sudah ditunjang kayu itu berada tepat di atas kegiatan organisasi siswa.

Untuk itu, pada Oktober lalu, pihaknya mempersilahkan pihak sekolah untuk melakukan rehab berat, dengan memasukan anggarannya dalam APBDP 2013 sebesar Rp 1,8 Miliar.

"Pihak sekolah sudah mengajukan surat sebanyak tiga kali, sejak Desember 2012 hingga Februari 2013. Setelah kami cek memang sudah sangat mengkhawatirkan, untuk itu kami mengambil langkah untuk segera memperbaikinya, namun nyatanya Pemrov enggan membayar hal tersebut lantaran tidak sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Kepada perusahaan yang telah melaksanakan proyek tersebut, lanjut Alex silahkan menuntut Pemrov DKI dalam hal ini Sudin Dikmen Jakarta Barat secara perdata. "Kami akan usahakan pembayarannya dilakukan pada 2014 mendatang," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Ribuan Pegawai Walkot...
Ribuan Pegawai Walkot Jakbar Ikuti Rapid Test Massal yang Digelar BIN
ASN Ditemukan Gantung...
ASN Ditemukan Gantung Diri di Gedung Parkir Kantor Pemkot Jakbar
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
57 menit yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
3 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
4 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
5 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
5 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved