Angka demam berdarah di Salatiga alami kenaikan

Selasa, 17 Desember 2013 - 01:24 WIB
Angka demam berdarah...
Angka demam berdarah di Salatiga alami kenaikan
A A A
Sindonews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga, menetapkan wilayah Kelurahan Bancaan, Kecamatan Sidorejo, sebagai daerah endemi penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal itu berdasarkan kasus DBD yang terjadi di kelurahan tersebut selama ini.

Kasus ini dialami ibu dan anak, yakni Lutfi Tandiana (17), dan Diah Ratnangisih (44), warga Jalan Siranda II/8 Bancaan. Keduanya sempat dirawat di rumah sakit dan kini kondisinya sudah membaik.

Sekretaris Dinkes Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan, selain Kelurahaan Bancaan, di Salatiga ada beberapa daerah yang endemi DBD. Yakni Kelurahan Salatiga, Kalicacing, Dukuh, Ledok, Tegalrejo, Gendongan, dan Tingkir Tengah.

"Guna mengantisipasi munculkan kasus baru di Bancaan, kami melakukan fogging sebanyak dua kali. Fogging pertama dilakukan minggu lalu, dan kedua tadi siang (kemarin). Rencananya, fogging juga akan dilakukan di daerah endemi lainnya," katanya, kepada wartawan, Senin 16 Desember 2013.

Menurut dia, terhitung sejak Januari lalu hingga pertengahan Desember, ditemukan sebanyak 57 penderita DBD. Jumlah ini meningkat dibanding 2012 lalu. Bahkan, pada tahun ini ada penderita DBD yang meninggal dunia, yaitu seorang siswi sebuah SD di daerah Tegalrejo.

"Dari tahun ke tahun, jumlah penderita DBD di Salatiga meningkat. Pada 2011 ditemukan 13 kasus. Kemudian pada 2012 jumlah penderita DBD tercatat 24 orang. Dan tahun ini meningkat menjadi 57 orang," jelasnya.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kota Salatiga Enny Rusliawati menyatakan, upaya antisipasi penyebaran penyakit DBD harus dilakukan mulai tingkat rumah tangga.

Karena itu, masyarakat juga harus berperan aktif dalam melakukan langkah antisipasi. Itu bisa dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Kami imbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan PSN terlebih pada musim penghujan ini. Sebab pada musim penghujan banyak genangan air yang bisa digunakan untuk perkembangbiakan nyamuk termasuk nyamuk penyebar DBD yakni aedes aegypti," ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
30 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
37 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
13 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved