3 penggali sumur di Arcamanik tewas karena gas CO2

Minggu, 15 Desember 2013 - 14:07 WIB
3 penggali sumur di...
3 penggali sumur di Arcamanik tewas karena gas CO2
A A A
Sindonews.com – Pihak kepolisian memastikan tiga penggali sumur yang tewas saat melakukan penggalian di Jalan Pasar Sindanglaya, RT 4 RW 1, Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu kemarin karena keracunan gas karbon dioksida atau CO2.

“Dari hasil pemeriksaan dokter forensik di RS Sartika Asih menyebutkan jika korban meninggal karena keracunan gas CO2 saat berada di dalam sumur,” jelas Kapolsekta Arcamanik, KOmpol I Ketut Adi Purnama, Minggu
(15/12/2013).

Menurutnya, hal itu diperkuat dengan kondisi fisik ketiga korban yang terdapat luka lecet geser dan mulut berbusa yang menandakan korban mati lemas.

Sementara itu, dari keterangan tiga orang saksi yang telah dimintai keterangannya, kronologi tewasnya ketiga korban bermula saat korban Dedi (50) yang sudah selesai melakukan pekerjaannya tertinggal linggis di dalam sumur.

Namun saat turun menggunakan tali karet timba sekitar dua meter, pegangan tangannya langsung lepas dan jatuh ke dalam sumur dan tenggelam.

Secara spontan korban Yana Suryana (36) langsung turun untuk membantu. Namun baru juga dua meter turun Yana jatuh ke dasar sumur.

Korban Mustaban Amar (35) yang melihat Yana terjatuh itu pun langsung mencoba turun. Namun nasib Mustabah pun serupa dengan Dedi dan Yana, dia jatuh saat mencapai dua meter.

Melihat kondisi itu, para saksi pun melarang siapa pun untuk turun membantu ketiga korban. Bahkan saat mencoba memasukan ayam ke dalam sumur, ayam itu langsung mati lemas.

Akhirnya atas bantuan Tim Rescue Damkar Kota Bandung dan PMI Kota Bandung, ketiga korban bisa dievakuasi dan diperiksa lebih lanjut di RS Polri Sartika Asih.

“Jadi kesimpulannya, kemungkinan korban keracunan gas CO2 atau golongan methana. Karena berat jenisnya lebih berat dari oksigen, sehingga pada kedalaman tertentu di sumur tersebut gas oksigen tidak bisa diakses oleh org yg berada di dalam sumur,” tutup Adi.
(lns)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
12 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
42 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved