30 ribu personel antisipasi teror saat Natal & tahun baru
Minggu, 15 Desember 2013 - 13:22 WIB
30 ribu personel antisipasi teror saat Natal & tahun baru
A
A
A
Sindonews.com - Jelang Natal dan Tahun Baru 2014, Polda Jabar bersiap melakukan pengamanan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang berpotensi terjadi.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan pihaknya bersama beberapa instansi terkait akan melakukan pengawasan di beberapa titik terutama di wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya para pelaku terror ke Jabar.
“Sesuai dengan arahan pimpinan Polri (Kapolri), menjelang parayaan hari besar keagamaan dan menyambut penggantian tahun, terindikasi adanya berbagai gangguan keamanan,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (15/12/2013).
Menurutnya, atas instruksi itu Polda Jabar segera mungkin untuk melakukan langkah deteksi dini dan menginventarisir titik-titik yang dianggap rawan.
Tak hanya itu, pihaknya pun akan mengolah informasi-informasi yang diperoleh dari masyarakat mengenai dugaan-dugaan tersebut.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Operasi Lilin Lodaya 2013 dengan melibatkan 30 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, dan beberapa unsur lainnya di Jawa Barat.
“Persiapan natal dan tahun baru kita akan amankan tempat tempat yang akan dijadikan tujuan masyarakat. Kita berharap situasi berjalan kondusif,” tuturnya.
Lebih lanjut Martinus mengatakan, ada 570 gereja dan 156 tempat ibadah lainnya yang akan mendapat pengawalan dari petugas gabungan.
Selain mengamankan tempat ibadah, pihaknya juga akan tetap melakukan penjagaan dan pengaturan di beberapa titik seperti jalur wisata, dan jalur menuju tempat ibadah yang dikhawatirkan akan macet saat menjelang Natal dan Tahun Baru nanti.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan pihaknya bersama beberapa instansi terkait akan melakukan pengawasan di beberapa titik terutama di wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya para pelaku terror ke Jabar.
“Sesuai dengan arahan pimpinan Polri (Kapolri), menjelang parayaan hari besar keagamaan dan menyambut penggantian tahun, terindikasi adanya berbagai gangguan keamanan,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (15/12/2013).
Menurutnya, atas instruksi itu Polda Jabar segera mungkin untuk melakukan langkah deteksi dini dan menginventarisir titik-titik yang dianggap rawan.
Tak hanya itu, pihaknya pun akan mengolah informasi-informasi yang diperoleh dari masyarakat mengenai dugaan-dugaan tersebut.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Operasi Lilin Lodaya 2013 dengan melibatkan 30 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, dan beberapa unsur lainnya di Jawa Barat.
“Persiapan natal dan tahun baru kita akan amankan tempat tempat yang akan dijadikan tujuan masyarakat. Kita berharap situasi berjalan kondusif,” tuturnya.
Lebih lanjut Martinus mengatakan, ada 570 gereja dan 156 tempat ibadah lainnya yang akan mendapat pengawalan dari petugas gabungan.
Selain mengamankan tempat ibadah, pihaknya juga akan tetap melakukan penjagaan dan pengaturan di beberapa titik seperti jalur wisata, dan jalur menuju tempat ibadah yang dikhawatirkan akan macet saat menjelang Natal dan Tahun Baru nanti.
(lns)