Rayakan ulang tahun sekolah, puluhan pelajar ditangkap

Jum'at, 13 Desember 2013 - 20:56 WIB
Rayakan ulang tahun...
Rayakan ulang tahun sekolah, puluhan pelajar ditangkap
A A A
Sindonews.com - Puluhan pelajar SMK Bhakti 1, Jalan Perindustrian, Cawang, Jakarta Timur ditangkap anggota kepolisian Polsek Sawah Besar tadi sore. Pelajar SMK ini berkumpul di wilayah Prumpung, Jakarta Timur.

Para pelajar kumpul guna menunggu alumni sekolahnya guna merayakan hari ulang tahun sekolah. Setelah berkumpul, puluhan pelajar tersebut kemudian naik bus Patas Mayasari Bhakti P9A ke Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pasar Baru, Sawah Besar.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Shinto Silitonga mengatakan, peristiwa berawal ketika Toing, alumni SMK Bhakti Jakarta, berkumpul di Taman Prumpung, Jakarta Timur. Kemudian Damar, alumni SMK Bhakti lainnya mengumpulkan siswa yang masih aktif. Mereka mengumpulkan adik kelasnya di Halte UKI Cawang, kemudian secara bersama-sama mereka menuju Taman Prumpung.

"30 pelajar aktif SMK Bhakti dan 20 orang alumni SMK Bhakti berkumpul di Taman Prumpung. Tersangka Toing dan Damar kemudian memberikan pengarahan kepada yang lainnya agar menyerang SMKN Budi Utomo. Serangan tersebut buntut dari serangan SMKN Budi Utomo sebelumnya, kali ini giliran Ultah SMK Bhakti ke-49 tahun," ungkap Kapolsek kepada wartawan, Jumat (13/12/2013).

Selanjutnya puluhan pelajar serta alumni pelajar tersebut turun di Jalan Gunung Sahari dan Jalan Dr Wahidin. Mereka berjalan ke SMKN Budi Utomo dan merusak pagar pintu sekolah lawannya. Namun aksi tersebut keburu ketahuan oleh anggota kepolisian Polsek Sawah Besar.

"Saat dikejar oleh anggota yang ada di lokasi, para pelajar penyerang lari ke segala arah. Sebanyak 30 pelajar yang membawa senjata tajam berbagai jenis berhasil ditangkap. 14 senjata tajam berbagai jenis diamankan sebagai barang bukti, sementara tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Lima orang alumni masih menjadi DPO kepolisian," bebernya.

Para pelajar yang memiliki senjata tajam dijerat Pasal 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang penguasaan senjata tajam dengan ancaman pidana. Paling lama 10 tahun dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal penjara enam tahun penjara.
(mhd)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
6 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved