Warga Solo butuh underpass Purwosari

Jum'at, 13 Desember 2013 - 14:34 WIB
Warga Solo butuh underpass...
Warga Solo butuh underpass Purwosari
A A A
Sindonews.com - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, masih menunggu kepastian proyek underpass Purwosari. Proyek tersebut dinilai sangat mendesak untuk dilakukan mengingat tingginya lalu lintas kereta yang melintas di kawasan tersebut.

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajad, menyebutkan jumlah kereta yang melintas di jalur rel Kota Solo saat ini sekitar 80 rangkaian setiap harinya. Sehingga dengan kondisi tersebut setiap beberapa menit, perlintasan sebidang tersebut harus ditutup dan membuat lalu lintas di Jalan Slamet Riyadi tersendat.

Padahal jumlah kendaraan yang melintas di Kota Solo setiap haruintya mencapai 2-2,5 juta unit. Jumlah tersebut masih bisa bertamabah, saat akhir pekan ataupun libur panjang.

“Kalau tidak dilakukan dibangun sesegera mungkin, kita nantinya malah terlambat dan jalanan bisa menjadi macet trotal seperti ibukota Jakarta,” ucapnya saat ditemui SINDO, Jumat (13/12/2013) siang.

Pria yang akrab disapa Herman tersebut, mengatakan saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan terkait proyek underpass tersebut. Menurutnya, usulan underpass itu sampai saat ini masih dikaji oleh Kemenhub. Hasil kajian tersebut bakal diumumkan pada akhir Desember mendatang.

Akan tetapi dengan kondisi lalu lintas yang ada, ia berharap agar pembangunan underpass tersebut mulai dikerjakan pada tahun 2014 mendatang. Sehingga akhir 2014 underpass tersebut sudah bisa digunakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang ada di Kota Solo.

“Ya harapannya segera saja dibangun, saat ini kita juga sudah mempersiapkan jalur-jalur alternatif yang nantinya dipakai oleh pengguna jalan saat proyek underpass mulai dikerjakan,” sambungnya.

Ia menegaskan, untuk membangun underpass tersebut setidaknya dibutuhkan dana sekira Rp60 miliar. Dana tersebut nantinya bakal dikucurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dibantu dengan Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Kota Solo.

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyebutkan pihaknya saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan tersebut.

Rudi menegaskan secara umum, pembangunan tersebut memang perlu dilakukan secepantya, apalagi saat ini Detailed Engginering Design (DED) untuk underpass tersebut sudah selesai dibuat.

Selain itu jika pembangunan bisa dipercepat maka nantinya pembangunan underpass lainnya segera bisa dilakukan seperti di Manahan, Pasar Nongko dan Viaduk Gilingan.
(rsa)
Berita Terkait
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Demo 11 April, Berikut...
Demo 11 April, Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara
Sempat Macet Parah,...
Sempat Macet Parah, Pagi Ini Jalan Kalimalang Lancar
Ragunan Diserbu Pengunjung,...
Ragunan Diserbu Pengunjung, Arus Lalu Lintas Padat
Arus Lalu Lintas Jembatan...
Arus Lalu Lintas Jembatan Miring Perlahan Mulai Normal
Libur Natal, Arus Lalu...
Libur Natal, Arus Lalu Lintas Menuju Tempat Wisata Lembang hingga Ciwidey Padat
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
27 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved