Polisi telusuri adanya pelanggaran dalam kecelakaan KRL
Selasa, 10 Desember 2013 - 12:46 WIB
Polisi telusuri adanya pelanggaran dalam kecelakaan KRL
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Pol Boy Rafli Amar mengatakan, polisi masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
"Akibat peristiwa kecelakan tersebut, hari ini kita mencatat adanya korban 6, lima sudah dievakuasi ke RS Polri, satu info terakhir di RS Fatmawati," kata Boy di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013).
Boy juga mengatakan korban lain yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut, berdasarkan catatan tim dokter Polri berjumlah sekira 85 orang yang lebih didominasi oleh korban perempuan.
Sampai saat ini, Boy mengatakan bahwa Polri masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
"Apakah ada unsur pelanggaran hukum yang dapat diterapkan mereka terkait peristiwa laka lantas itu," ujar Boy.
Boy menegaskan, info awal yang diketahui polisi sementara, ada lonceng beri isyarat kereta api, tapi kendaraan melintas dan kemacetan.
"Saat stag, kendaraan tidak bergerak, KA menabrak tangki. Itu gambaran umum," pungkas Boy.
"Akibat peristiwa kecelakan tersebut, hari ini kita mencatat adanya korban 6, lima sudah dievakuasi ke RS Polri, satu info terakhir di RS Fatmawati," kata Boy di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013).
Boy juga mengatakan korban lain yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut, berdasarkan catatan tim dokter Polri berjumlah sekira 85 orang yang lebih didominasi oleh korban perempuan.
Sampai saat ini, Boy mengatakan bahwa Polri masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
"Apakah ada unsur pelanggaran hukum yang dapat diterapkan mereka terkait peristiwa laka lantas itu," ujar Boy.
Boy menegaskan, info awal yang diketahui polisi sementara, ada lonceng beri isyarat kereta api, tapi kendaraan melintas dan kemacetan.
"Saat stag, kendaraan tidak bergerak, KA menabrak tangki. Itu gambaran umum," pungkas Boy.
(ysw)