Dugaan malapraktik, RS Borromeus digugat Rp10 M

Kamis, 05 Desember 2013 - 15:35 WIB
Dugaan malapraktik,...
Dugaan malapraktik, RS Borromeus digugat Rp10 M
A A A
Sindonews.com - Diduga telah melakukan kasus malapraktik, RS Borromeus digugat oleh mantan orang tua pasiennya. Akibat dugaan itu, Muhammad Gumilar (22), meninggal dunia, pada 31 Mei 2012 silam.

Dalam kasus ini, Suryahadi, sebagai orang tua korban, telah menggugat RS Borromeus secara resmi ke PN Bandung. Selain pihak rumah sakit, beberapa dokter dan laboraturium yang melakukan pemeriksaan pun turut diadukan pada 26 September lalu.

Usai menggugat beberapa pihak terkait, RS Borromeus diberi waktu tiga minggu untuk bermediasi dengan pandampingan Hakim Mediator, Tirolan Nainggolan. Dalam gugatannya, pihak korban meminta penggantian imateril sebesar Rp10 miliar dan materil Rp214 juta.

Kuasa hukum RS Borromeus, Kuswara S Taryono, menganggap secara substansial pihaknya tidak sependapat dengan alasan gugatan penggugat yang mengungkapkan jika korban meninggal karena awalnya terjadi salah diagnosa. Namun pihaknya tak mempermasalahkan itu karena gugatan adalah hak bagi seseorang.

"Itu kan hak sesorang utnuk mengajukan gugatan. Sekarang masih berjalan mediasinya. Kita akan cari jalan yang terbaik sebelum proses ini berlanjut," tuturnya, Kamis (5/12/2013).

Sementara itu, Ketua Sub Komite Etik dan Disiplin Komite Medik RS Borromeus, Rully Roesli, mengatakan, jika dalam hal diagnosa bisa saja terdapat dua hingga empat kemungkinan. Bahkan bukan tidak mungkin sebuah penyakit akan muncul secara berbarengan.

"Kami tidak menjanjikan kesembuhan tapi kami bekerja semaksimal mungkin sesuai SOP," ucapnya.

Dalam kasus ini, dokter pun telah memberikan masukan agar pasien bisa mengikuti saran melakukan pemeriksaan CT Scan Thorax namun hal itu tidak digubris. Bahkan pengobatan pun dihentikan hingga pasien memilih rumah sakit lain hingga akhirnya meninggal pada 31 Mei 2012 silam.
(rsa)
Berita Terkait
Kasus Bocah Meninggal...
Kasus Bocah Meninggal Dunia di RS Kartika Husada Berakhir Damai
Kronologi Jari Bayi...
Kronologi Jari Bayi Putus Digunting Perawat di RS Palembang
Setahun Menanti, Bayi...
Setahun Menanti, Bayi 13 Bulan Diduga Korban Malapraktik Tak Kunjung Dapat Keadilan
Astaga! Jari Kelingking...
Astaga! Jari Kelingking Bayi 7 Bulan Dipotong Perawat hingga Putus
Jari Bayi Dipotong Perawat,...
Jari Bayi Dipotong Perawat, DPRD Panggil RS Muhammadiyah Palembang
Jari Bayi Putus Dipotong...
Jari Bayi Putus Dipotong Gunting, Perawat D Diperiksa Polisi
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved