Rp404 juta untuk pengadaan sampul pemilu di DIY
Selasa, 03 Desember 2013 - 10:57 WIB
Rp404 juta untuk pengadaan sampul pemilu di DIY
A
A
A
Sindonews.com - Pemenang lelang untuk pengadaan sampul pemilu 2014 untuk Provinsi DIY diraih CV Beringin Indah Semarang. Dari plafon pengadaan Rp522.648.060, CV Beringin Indah berani menawar Rp404.656.550.
Kepala Divisi Logistik dan Rumah Tangga KPU DIY Guno Tri Tjahja mengatakan, peserta lelang pengadaan logistik untuk sampul Pemilu 2014 hanya diikuti empat perusahaan.
"Pemenang lelang diraih CV Beringin Indah karena berani menawar terendah dari peserta lain," katanya, Selasa (3/12/2013).
Menurut dia, setelah ditunggu tiga hari setelah pengumuman tidak ada yang menyanggah, maka secara resmi pemenang lelang untuk sektar 80.000 sampul ditetapkan.
"Kita memberi waktu sanggah tiga hari, tetapi peserta lain melakukan sanggahan. Sehingga pemenang lelang sudah resmi ditetapkan," jelasnya.
Guno menambahkan, sesuai durasi kontrak pengadaan berlangsung selama sebulan. "Jadi Januari sudah didistribusikan ke masing-masing KPU kabupaten/kota di DIY," imbuhnya.
Pengadaan selain sampul pemilu untuk KPU DIY adalah bilik suara. KPU DIY masih kekurangan 2.095 bilik suara, terutama untuk Gunungkidul dan Bantul. "Kita masih kekurangan 2.095 bilik suara," ujarnya.
Hanya saja, untuk pengadaan bilik suara tidak perlu melalui mekanisme lelang. Pasalnya, untuk pengadaannya hanya senilai Rp40 juta sehingga cukup dengan penunjukan langsung.
"Perusahaan dari Jakarta menawar Rp20.000 per unit. Akhirnya untuk pengadaannya ditunjuk ke perusahaan tersebut," jelasnya.
Kepala Divisi Logistik dan Rumah Tangga KPU DIY Guno Tri Tjahja mengatakan, peserta lelang pengadaan logistik untuk sampul Pemilu 2014 hanya diikuti empat perusahaan.
"Pemenang lelang diraih CV Beringin Indah karena berani menawar terendah dari peserta lain," katanya, Selasa (3/12/2013).
Menurut dia, setelah ditunggu tiga hari setelah pengumuman tidak ada yang menyanggah, maka secara resmi pemenang lelang untuk sektar 80.000 sampul ditetapkan.
"Kita memberi waktu sanggah tiga hari, tetapi peserta lain melakukan sanggahan. Sehingga pemenang lelang sudah resmi ditetapkan," jelasnya.
Guno menambahkan, sesuai durasi kontrak pengadaan berlangsung selama sebulan. "Jadi Januari sudah didistribusikan ke masing-masing KPU kabupaten/kota di DIY," imbuhnya.
Pengadaan selain sampul pemilu untuk KPU DIY adalah bilik suara. KPU DIY masih kekurangan 2.095 bilik suara, terutama untuk Gunungkidul dan Bantul. "Kita masih kekurangan 2.095 bilik suara," ujarnya.
Hanya saja, untuk pengadaan bilik suara tidak perlu melalui mekanisme lelang. Pasalnya, untuk pengadaannya hanya senilai Rp40 juta sehingga cukup dengan penunjukan langsung.
"Perusahaan dari Jakarta menawar Rp20.000 per unit. Akhirnya untuk pengadaannya ditunjuk ke perusahaan tersebut," jelasnya.
(lns)