Senpi digasak perampok, anggota Densus 88 diperiksa Propam
Senin, 02 Desember 2013 - 19:02 WIB
Senpi digasak perampok, anggota Densus 88 diperiksa Propam
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Karanganyar masih melakukan penyelidikan terkait pencurian senjata api jenis glock milik Aris Gunawan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Aris dianggap melakukan kelalaian terkait insiden hilangnya senpi itu. Selain senpi, pencuri juga menggasak dua magazin 17 peluru berikut surat senpinya.
Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Dwi Priyatno mengatakan sejauh ini belum ditangkap siapa pelakunya. "Masih penyelidikan anggota Polres Karanganyar," ungkapnya, kepada wartawan, Senin (2/12/2013).
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Hendra Supriatna mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap Aris Gunawan.
"Tim Paminal sudah melakukan klarifikasi. Benar pistolnya itu hilang. Yang bersangkutan (Aris Gunawan) kami klarifikasi sebagai korban," ungkapnya dikonfirmasi terpisah.
Hendra mengatakan, insiden ini adalah kelalaian korban, karena meninggalkan senpi di rumah. Senpi itu dikhawatirkan digunakan untuk perbuatan melawan hukum.
"Unsur kelalaian saya kira pasti ada. Nanti akan kami proses. Untuk pidananya, masih ditangani Reskrim," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, anggota Densus 88 Antiteror yang menjadi korban pencurian itu bernama Aris Gunawan. Insiden pencurian, terjadi Sabtu 30 November 2013 sore.
Pistol glock yang dicuri itu merupakan seri 17 MPY722. Pencuri juga menggasak dua magazin dengan 17 peluru, dompet berisi uang USD300 dan Rp400 ribu. Surat senjata api dan telepon seluler milik korban juga turut dicuri.
Aris dianggap melakukan kelalaian terkait insiden hilangnya senpi itu. Selain senpi, pencuri juga menggasak dua magazin 17 peluru berikut surat senpinya.
Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Dwi Priyatno mengatakan sejauh ini belum ditangkap siapa pelakunya. "Masih penyelidikan anggota Polres Karanganyar," ungkapnya, kepada wartawan, Senin (2/12/2013).
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Hendra Supriatna mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap Aris Gunawan.
"Tim Paminal sudah melakukan klarifikasi. Benar pistolnya itu hilang. Yang bersangkutan (Aris Gunawan) kami klarifikasi sebagai korban," ungkapnya dikonfirmasi terpisah.
Hendra mengatakan, insiden ini adalah kelalaian korban, karena meninggalkan senpi di rumah. Senpi itu dikhawatirkan digunakan untuk perbuatan melawan hukum.
"Unsur kelalaian saya kira pasti ada. Nanti akan kami proses. Untuk pidananya, masih ditangani Reskrim," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, anggota Densus 88 Antiteror yang menjadi korban pencurian itu bernama Aris Gunawan. Insiden pencurian, terjadi Sabtu 30 November 2013 sore.
Pistol glock yang dicuri itu merupakan seri 17 MPY722. Pencuri juga menggasak dua magazin dengan 17 peluru, dompet berisi uang USD300 dan Rp400 ribu. Surat senjata api dan telepon seluler milik korban juga turut dicuri.
(san)