Sayat leher anak hingga tewas, Siti depresi berat

Jum'at, 29 November 2013 - 10:44 WIB
Sayat leher anak hingga...
Sayat leher anak hingga tewas, Siti depresi berat
A A A
Sindonews.com - Guru SDN Latek dengan status pegawai negeri sipil (PNS) bersertifikasi, Siti Muslikah, tega menyayat leher bayinya, Fitri Keisya Sakira, hingga tewas. Kejadian itu sontak menggemparkan rekan sesama guru.

Pasalnya, Siti Muslikah dikenal baik oleh rekan sejawatnya. Perangainya pun tak buruk, ia kerap kali membantu rekan-rekannya yang kesusahan terlebih kepada para anak didiknya.

“Orangnya sabar, sering menolong kami maupun murid-murid. Tapi memang pembawaannya lebih tertutup,” ujar Rony, rekan kerja Siti, Jumat (29/11/2013).

Menurut Rony, aksi nekat dan sadis Siti kemungkinan dipicu permasalahan keluarga. Hingga, lanjutnya, terjadi tekanan mental yang berlebihan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, dari para tetangga Siti, di Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, perempuan yang tengah menempuh pendidikan pascasarjana magister di salah satu universitas di Surabaya itu sering mendapat perlakuan kasar suaminya, Sunarto Azis.

"Iya sering dikasari, suaminya sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap," ungkap tetangga pelaku yang tak mau disebutkan.

Namun hal itu berbeda dengan pernyataan Aminah (46), nenek korban. Sekira tahun 2010 lalu, anaknya mengalami depresi akibat persoalan ekonomi. Selama itu pula, pelaku telah menjalani perawatan di RSJ Lawang.

"Dia sudah empat kali menjalani pengobatan di RSJ Lawang. Dia seperti tertekan persoalan ekonomi rumah tangganya," kata Aminah.

Seperti diberitakan SINDOnews sebelumnya, seorang ibu tega membunuh anak kandungnya yang masih berusia empat bulan. Dengan sebilah pisau dapur, dia menggorok leher anak kelimanya.

Tindakan keji Siti Muslikah (38) warga Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini, diduga di latar belakangi kegoncangan kejiwaannya. Faktor ekonomi dan kelelahan mengurus anak, diduga menjadi penyebab depresi pelaku yang berprofesi sebagai guru SDN Latek.

Baca juga: Depresi, guru SD gorok anak kandung
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
42 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved