Bahas banjir & longsor, BNPB gelar Rakernas

Senin, 25 November 2013 - 13:15 WIB
Bahas banjir & longsor,...
Bahas banjir & longsor, BNPB gelar Rakernas
A A A
Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) terkait antisipasi banjir dan longsor pada musim penghujan 2013-2014.

Rakernas tersebut dikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi se-Indonesia, di antaranya, Jawa Tengah, DKI dan Jambi.

Kepala BNPB Syamsul Ma'arif menjelaskan, bagaimana sistem koordinasi antar lembaga negara dalam penanggulangan banjir dan longsor di tingkat Nasional.

"Khusus tingkat nasional, yang kami libatkan bukan hanya dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), tapi juga Kementerian PU (Pekerjaan Umum), Kementerian ESDM, Kemenkes, dan BNPB seluruh Provinsi," katanya di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2013).

Syamsul menuturkan, Kementerian PU berperan menyiapkan peta rawan banjir dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Kemudian, kata dia, memantau ketinggian air sungai dan memberikan peringatan dini.

Lalu, lanjutnya, mengerahkan Sumber Daya Manusia (SDM) sarana dan prasarana penanggulangan sesuai standar. "Peran masing-masing dilakukan sesuai Inpres Nomor 4 tahun 2012," terangnya.

Sementara Kemenkes, lanjut Samsul, berperan memberikan pertolongan serta bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat korban banjir dan tanah longsor.

Mendampingi RSUD kabupaten dan kota dalam menyusun rencana kesiapan rumah sakit menghadapi bencana (Hospital Disaster Plan).

"Kemenkes juga bertugas meningkatkan kualitas dan kuantitas paramedis dan obat-obatan dalam penanggulangan korban banjir dan tanah longsor," bebernya.

Sedangkan BNPB sendiri, sambung Samsul, berperan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan pengurangan resiko dan penanggulangan bencana banjir dan longsor secara terpadu. Melaksanakan fungsi komando dalam pengerahan sumber daya dan pengkoordinasian penanggulangan tingkat nasional.

"Kira menyiapkan anggaran Rp100 miliar serta dukungan logistik dan peralatan untuk mengantisipasi banjir dan tanah longsor di seluruh Indonesia sampai akhir 2013," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Petugas Masih Taksir...
Petugas Masih Taksir Kerugian Banjir dan Longsor Ciganjur Jaksel
Banjir dan Tanah Longsor...
Banjir dan Tanah Longsor Terjang Kota Bogor
Warga Harap Pengerukan...
Warga Harap Pengerukan Kali Mampang Tak Bikin Erosi
Tim Gabungan Berjibaku...
Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jeneponto
Longsor dan Banjir Ciganjur,...
Longsor dan Banjir Ciganjur, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terseret Arus
Sukaraja Bogor Diterjang...
Sukaraja Bogor Diterjang Banjir dan Longsor, 4 Orang Luka-luka
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
18 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
35 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
43 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved