Lima korban heli MI-17 tiba di Semarang

Kamis, 21 November 2013 - 19:51 WIB
Lima korban heli MI-17...
Lima korban heli MI-17 tiba di Semarang
A A A
Sindonews.com - Lima jenazah korban jatuhnya Helikopter Mi – 17 di Pos Long Bulan, Malinau, Kalimantan Utara, pada Sabtu (9/11) lalu, tiba di Lapangan Udara Utama TNI AD (Lanumad) Ahmad Yani Semarang, Kamis (21/11).

Lima jenazah datang bersama rombongan dipimpin Komandan Puspenerbad, Brigadir Jenderal (TNI) M Afifuddin, dengan menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara, Hercules nomor lambung A 1317.

Lima jenazah itu terdiri dari tiga prajurit anggota Skadron 31/Serbu Penerbad Semarang dan dua warga sipil yang turut jadi korban. Namun dari lima jenazah, hanya empat yang diturunkan; dua prajurit dan dua sipil.

Satu yang tidak diturunkan adalah jenazah Kapten Cpn Wahyu Ramdan (Flight Engineering). Pasalnya, jenazah dari Semarang langsung diterbangkan ke Bandung, untuk kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Cikiray Hilir, RT04/RW14, Desa Nagleng, Kecamatan Cipendeuy, Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.

Empat jenazah yang diturunkan di Semarang masing – masing; dua jenazah prajurit yakni Lettu Cpn Rohmad (kopilot Mi – 17) dan Serka Aan Prayitno (mekanik). Sementara dua lainnya sipil; Desi Priyanto, warga asli Gang Iguana RT003/RW015, Desa Martasinga, Cilacap Utara, Cilacap dan Tumin Wahyudi, warga Jalan Wisata Payau, RT001/RW001, Desa Tritih Kulon, Cilacap Utara, Cilacap.

“Setelah disemayamkan sesaat, jenazah dua prajurit yang gugur dalam tugas ini langsung dibawa ke masing – masing rumah duka. Upacara militer untuk penerimaan jenazah dan persemayaman. Untuk jenazah Wahyu Ramdan, tidak diturunkan dari pesawat, dari sini (Semarang) langsung diterbangkan ke Bandung,” ungkap Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro, Kolonel Arh Ramses Lumban Tobing, di Lanumad Ahmad Yani Semarang.

Terkait penyebab pasti jatuhnya Mi – 17 itu, Ramses belum bisa memberikan keterangan. Pasalnya sampai saat ini, proses investigasi oleh tim belum selesai.

“Jadi belum bisa dipastikan apa penyebab jatuhnya. Untuk kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi anumerta, sedang dalam dikaji. Tentu hal ini menjadi perhatian,” katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Lokasi Pesawat Pakistan...
Lokasi Pesawat Pakistan Jatuh Mirip Medan Perang, 42 Jasad Ditemukan
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Sebelum Jatuh ke Tanah,...
Sebelum Jatuh ke Tanah, Pilot Pesawat TNI Nyangkut di Rumah Kosong
Detik-detik Evakuasi...
Detik-detik Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong
Tunggu Investigasi,...
Tunggu Investigasi, Pesawat Tempur yang Jatuh Belum Dievakuasi
Supermodel Cantik Ini...
Supermodel Cantik Ini Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
9 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
9 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
10 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved