Warga miskin Kecamatan Prambanan tinggi

Rabu, 20 November 2013 - 13:08 WIB
Warga miskin Kecamatan...
Warga miskin Kecamatan Prambanan tinggi
A A A
Sindonews.com - Angka kemiskinan di kecamatan Prambanan, Sleman cukup tinggi. Data pemerintah kabupaten (pemkab) setempat dari 46857 KK, sebanyak 3132 atau 6,6% KK di antaranya tercatat sebagai warga miskin.

Hal ini terungkap saat bupati Sleman Sri Purnomo menyerahkan bantuan unit pegelola kegiatan (UPK) dan proyek PNPM Mandiri Pedesaan di Prambanan.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan karena kemiskinan akan berdampak pada permasalahan lain, seperti anak terlantar, pengemis, gelandangan, keluarga berumah tak layak huni, tuna susila dan sebagainya, sehingga penangganan harus secara lintas sektoral, terpadu, berkesinambungan dan sinergis

“Oleh karena itu, kemiskinan harus ditangani secara serius baik oleh pemerintah maupun masyarakat,” papar Sri Purnomo, Rabu (20/11/2013).

Selain itu, penanganan kemiskisnan juga harus lebih intensif dan koordinatif . Terlebih pasca erupsi Merapi 2010 lalu, berpotensi menambah jumlah kemiskinan di Sleman.

Sehingga untuk mengentaskan kemiskinan, maka menuntut kerja karas semua pihak. Untuk itu, warga yang menerima bantua sosia harus bisa memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. bukan untuk keperluan konsumtif.

”Untuk itu, bantuan sosial, baik berupa modal, peralatan maupun ternak, harus dimanfaakan untuk kegiatan ekonomi produktif atau mengembangkan usaha. Sehingga KK miskin dapat berproduksi dengan maksimal,” tandasnya.

Camat Prambanan Abu Bakar menambahkan alokasi dana sosial UPK Prambanan tahun 2013 Rp131,1 juta. Dana tersebut untuk bantuan air, ternak kambing, alat produksi rumah tangga dan perlengkapan sekolah. Bantuan air untuk dropping organisasi pengelola air (OPA) Gayamharjo, Sambirejo dan Bokoharjo.

”Untuk ternak kambing secara bergulir ke semua desa se Prmbanan dan perlengkapan sekolah bagi 150 siswa,” terangnya.
(lns)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
9 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
15 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
25 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
35 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved