Lokasi baku tembak di Kalisari rawan curanmor
Minggu, 17 November 2013 - 11:48 WIB
Lokasi baku tembak di Kalisari rawan curanmor
A
A
A
Sindonews.com - Lokasi baku tembak antara pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dengan petugas kepolisian berpakaian preman, diketahui tempat yang rawan pencurian dengan kekerasan.
Edi (52), warga setempat mengakui sudah beberapa kali terjadi kasus kejahatan seperti kendaraan roda dua maupun perampokan.
"Seminggu lalu, ada empat motor hilang sekaligus di tempat makan nggak jauh dari sini. Beberapa bulan lalu motor dan mobil warga juga pernah hilang, memang di sini rawan," katanya ketika ditemui di lokasi kejadian tersebut, Sabtu (16/11/2013) sore.
Bahkan, lanjutnya, dua tahun yang lalu, terjadi perampokan tepat lokasi yang sama yakni di Jalan Kalisari Raya arah Cijantung persis depan Bank BRI cabang Kalisari, Pasar Rebo, Jakarya Timur. Seorang nasabah bank, dirampok dua pelaku dan uang Rp 60 juta pun raib dibawa kabur.
"Pelakunya juga bawa senjata, mereka tembakin ke udara sebanyak dua kali, semuanya ketakutan," katanya.
Untuk itu, ia berharap, agar keamanan di wilayah tersebut bisa ditingkatkan. Pasalnya, warga kini kerap mengaku takut kejadian tersebut terulang kembali.
Edi (52), warga setempat mengakui sudah beberapa kali terjadi kasus kejahatan seperti kendaraan roda dua maupun perampokan.
"Seminggu lalu, ada empat motor hilang sekaligus di tempat makan nggak jauh dari sini. Beberapa bulan lalu motor dan mobil warga juga pernah hilang, memang di sini rawan," katanya ketika ditemui di lokasi kejadian tersebut, Sabtu (16/11/2013) sore.
Bahkan, lanjutnya, dua tahun yang lalu, terjadi perampokan tepat lokasi yang sama yakni di Jalan Kalisari Raya arah Cijantung persis depan Bank BRI cabang Kalisari, Pasar Rebo, Jakarya Timur. Seorang nasabah bank, dirampok dua pelaku dan uang Rp 60 juta pun raib dibawa kabur.
"Pelakunya juga bawa senjata, mereka tembakin ke udara sebanyak dua kali, semuanya ketakutan," katanya.
Untuk itu, ia berharap, agar keamanan di wilayah tersebut bisa ditingkatkan. Pasalnya, warga kini kerap mengaku takut kejadian tersebut terulang kembali.
(lal)