Pemerintah pusat diminta kooperatif ikuti rencana DKI

Kamis, 14 November 2013 - 12:37 WIB
Pemerintah pusat diminta...
Pemerintah pusat diminta kooperatif ikuti rencana DKI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pusat didesak untuk bersikap lebih kooperatif kepada pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan mereka yang justru akan bertentangan.

Pengamat Perkotaan, Yayat Supriatna, mengatakan sudah seharusnya pemerintah pusat mau melakukan koordinasi dalam mengeluarkan kebijakan agar tidak bertentangan nantinya.

"Ada bagusnya agar tidak bertentangan, bentuklah suatu koordinasi. DKI sudah ada rencana tata ruang Ikuti itu," kata Yayat saat berbincang dengan SINDOnews, Kamis (14/11/2013).

Yayat menegaskan, pemerintah pusat jangan melulu mementingkan kebijakan mereka yang dituding hanya akan menguntungkan beberapa pihak semata.

"Kan pusat tidak lihat tata ruang daerah, rencana transportasi daerah. Pusat itu karena namanya pusat namanya kuat modalnya kuat main bablas aja apalagi karena ada kepentingan kepentingan lebih besar," tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
11 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved